Ini adalah prosedur wajib baru untuk transportasi umum di area bandara

Laporan Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Angkasa Pura (AP) II telah mengeluarkan peraturan baru, selama peraturan tersebut menggunakan angkutan umum di kawasan bandara

Muhamad Wasid, Direktur Operasi PT AP II, mengatakan prosedur ini mengutamakan aspek kesehatan ekosistem bandara yang dikelola perseroan, termasuk moda operasi angkutan umum yang terintegrasi.

“Kami telah menetapkan prosedur yang harus diikuti oleh operator standar untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti perusahaan taksi, bus dan taksi online serta kendaraan angkutan umum lainnya,” Wasid, Selasa (14/7/2020). Mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Menurut Wasid, kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan aman Covid-19 harus dijaga dan ditingkatkan, terutama dengan menyediakan transportasi publik yang memadukan moda bersih dan sanitasi. — Bacaan: Bandara Ditutup Akibat Pandemi Corona, Dan Turis Asing Dibiarkan- “Kami juga memastikan armada angkutan umum bandara mencukupi sehingga aksesibilitas publik agar penumpang bisa menginap di sini mudah. Sesampainya di Bandara, Begitu pula sebaliknya, kata Wassid.

Baca: Orang Dilarang Menerbangkan Layang-layang Dekat Bandara, Ini Alasannya-Begini Prosedur Soekarno-Hatta, Taksi Tradisional, Taksi Langsung, Taksi Harus Diikuti Mengemudi kendaraan:

1. Area kolam renang di luar area bandara harus menyediakan fasilitas desinfeksi, dan armada yang didesinfeksi harus diberi tanda dengan stiker.

Bacaan: Inilah alasan mengapa Bandara Taiwan menyediakan penerbangan palsu

2 Pengemudi yang bertugas harus memastikan kesehatannya, memeriksa suhu tubuhnya, tidak memiliki gejala COVID-19, mengenakan sarung tangan dan masker.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online