Pada April 2020, wisatawan Timor Timur mendominasi

TRIBUNNEWS.COM-Akibat merebaknya Virus Corona (Covid-19), banyak negara telah menerapkan kebijakan blokade, sehingga mempersulit wisatawan untuk berlibur. – Ini juga mempengaruhi jumlah wisatawan asing Indonesia (turis) Suharyanto, kepala Biro Pusat Statistik, mengatakan bahwa pada April 2020, hanya ada 160.000 turis asing.

Dalam angka ini, turis asing di Timor Timur menyumbang 82,2%, atau 83.500 orang-kali. Mereka berasal dari Malaysia, terhitung 39,0%, atau 62.400 orang. Kemudian, di Singapura, populasi negara lain adalah 1,3%, atau 2.100 orang, sedangkan populasi negara lain adalah 7,5%, atau 12.000 orang.

“Menurut kebangsaan, hampir semua negara telah mengalami penurunan. Kedua negara ini berasal dari Yaman, Kuwait, Prancis dan Papua Nugini. Tetapi sejak Timor Timur, penurunannya kecil karena dapat berlayar melalui darat,” Su Kata Hariyanto. Konferensi pers diadakan pada Selasa Virtual (6 Februari 2020).

Dibandingkan dengan Maret, jumlah wisatawan asing dari Timor Timur turun 3,17%. Dibandingkan dengan April 2019, penurunannya adalah 16,20%. – Penurunan signifikan dalam jumlah kedatangan udara – Penurunan jumlah wisatawan asing telah mempengaruhi akses ke rute udara, dan pada April 2020, proporsi ini hanya 1%. Dibandingkan dengan April 2019, jumlah ini telah turun hampir 100%, tingkat penurunan yang diamati di Bandara Soekarno-Hatta adalah 99,79%. Pada saat yang sama, Bandara I Gusti Ngurah Rai menurun 99,94% dan Bandara Internasional Juanda turun 99,89%.

“Suhariyanto berkata:” Pada bulan April 2020, jumlah penumpang pada penerbangan internasional adalah 300.000. Dibandingkan dengan April 2019, telah turun 98,3%. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Maret 2020), itu turun 95,35%.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online