Ilmu warga diperlukan dalam upaya menjaga perlindungan alam dan wisata bahari

Wartawan Tribunnews Larasati Dyah Utami

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Indonesia menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB selama tiga bulan di banyak daerah untuk mencegah penyebaran korona, dan akan mengalami virus tahap “baru normal” atau virus Covid-19. . –Pemerintah Indonesia memperkirakan bahwa jumlah wisatawan di industri pariwisata akan meningkat. 10 Oktober 2020-Oleh karena itu, sebelum penerapan “normal baru”, diperlukan pendidikan publik tentang pariwisata, terutama tentang perlindungan lautan.

Dalam webinar yang diselenggarakan oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara, ia membahas pentingnya berkolaborasi dengan kearifan lokal dalam rencana konservasi air.

Indonesia adalah negara nomor satu dalam keanekaragaman hayati laut dunia karena sudah menjadi salah satu negara di segitiga dunia.

Risya Ardiwijaya, ahli penelitian terumbu karang dari Yayasan Konservasi Alam (YKAN), mengumumkan bahwa segitiga karang dunia adalah garis imajiner yang berisi berbagai terumbu karang dan kehidupan laut. “Dalam segitiga karang global, ada 6 negara / wilayah, termasuk bagian dari Filipina, Malaysia dan Indonesia, Timor Leste, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon,” Risya. Ardiwijaya mengatakan dalam webinar pada Selasa, (9/7/2020)

terdaftar, ada lebih dari 600 jenis karang, angka ini menyumbang 75% dari semua karang di dunia.

yang hidup di Samudera Hindia Ada lebih dari 3.000 jenis ikan karang di segitiga karang dunia, menjadikannya daerah keanekaragaman laut yang sangat kaya.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online