Akibat berlakunya kesepakatan Covid-19, tempat wisata solo sudah mulai dibuka, dan wisatawan masih sendiri

TRIBUNNEWS.COM-Direktur Dinas Pariwisata Kota Surabaya Hasta Gunawan mengatakan, akibat berlakunya perjanjian kesehatan Covid-19, seluruh tempat wisata telah dibuka kembali. Dia mengatakan kepada Kompas.com pada Sabtu (3 Oktober 2020) bahwa simulasi dan pengecekan kesiapan dilakukan sebelum pembukaan.

Beberapa tempat wisata yang telah dibuka antara lain Museum Radia Pustaka, Museum Solo Kairis dan Candi. Mangkunegaran .

Selain itu, Taman Balekambang, Museum Batik Danar Hadi, Museum Tumurun, Museum Keraton Surakarta, Taman Satwa Taru Jurug dan masih banyak kampung batik.

Jika wisatawan dari luar Jawa Tengah ingin berkunjung, Hasta Kota Surakarta mengatakan tidak ada persyaratan khusus untuk berwisata kecuali dengan memperhatikan peraturan kesehatan.

Pada saat yang sama, prosedur kebersihan yang dimaksud adalah dengan memakai masker, sering mencuci tangan, dan tidak terburu-buru menjaga jarak, baik itu tempat wisata indoor maupun outdoor.

Masih sedikit wisatawan

meski semua tempat wisata di surabaya sudah dibuka kembali, tamasya masih sangat sepi .

“Ada beberapa aturan bagi anak di bawah 12 tahun untuk tidak mengajak pusat perbelanjaan dan tempat wisata . Itu berpengaruh pada kunjungan. Kemarin bahkan ada rekomendasi untuk anak di bawah 15 tahun, “kata Hasta.

Karena aturan itu, lanjutnya, warga Surakata tidak terlalu senang. Namun untuk menekan penyebaran Covid-19, mereka tetap mengikuti aturan.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online