Filosofi tempe dalam budaya Jawa menjadi simbol keharmonisan keluarga

TRIBUNNEWS.COM-Candi ini didesain untuk masyarakat Jawa dan dekat dengan makanan sehari-hari.

Tempe bukan hanya bahan makanan sederhana, tetapi juga memiliki makna yang melekat dalam budaya Jawa. Pandan dan ahli gizi Murdijati Gardjito dari Universitas Gadjah Mada menjelaskan bahwa candi memiliki metafora dan filosofi.

“Dalam suku Jawa, ada isyarat” yen atine becik, tempene bersih “, jadi tempe hanya bisa diolah oleh orang yang baik hati dan berperilaku baik. Artinya keluarga rukun Bisa menjaga hubungan kekeluargaan yang baik, ”kata Merdigatti kepada Kompas.com, Selasa (9 September 2020). Pelajari lebih lanjut >>>

• Cara mudah merebus telur dan telur pedas, cocok untuk anak-anak kos untuk menikmati sarapan

• Kue dorayaki Jepang memiliki cetakan wajah di atasnya, Perlakukan kue makanan yang hilang, lucu atau menakutkan? –

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online