Mengapa saya tidak bisa mendapatkan pengembalian uang cepat? Inilah penjelasannya

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dampak pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan hampir di semua sektor industri. -Terutama industri pariwisata telah terpengaruh secara langsung. -Sejak 24 April 2020, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melarang pengiriman pesawat komersial, termasuk penerbangan charter, mulai Jumat (4/4/2020) hingga 1 Juni 2020.

Ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk melarang kembali ke kediaman Lebaran pada tahun 2020.

Kebijakan ini meningkatkan kompleksitas permintaan penggantian tiket.

Bacaan: Persinggahan 5 Hari, Begini Cara Ganti Uang Tiket Lion Air Group

Meski Kemenhub sudah mengatur reimbursement, bisa berupa penjadwalan ulang voucher perjalanan, dan tidak boleh mendesak perlu uang tunai Konsumen.- — Baca: Mengapa Anda membutuhkan pengembalian uang jangka panjang? Penjelasannya di sini adalah-karena proses refundnya lebih lama, dan pengembaliannya bukan tunai, melainkan voucher perjalanan.

Padahal, jika melihat regulasi saat ini, penggantian tiket pesawat tidak harus muncul dalam bentuk uang tunai, melainkan bisa muncul dalam bentuk voucher.

Aturan-aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 185, yang mengatur tentang penyediaan standar layanan transportasi bagi penumpang kelas ekonomi pada penerbangan komersial berjadwal.

Baca: Refund selama 3 hari melalui Akses KAI Apakah Anda tidak mengajukan tiket pulang pergi? Ini cara boarding-Direktur Angkutan Udara Novie Riyanto mengatakan karena aturan ini, maskapai wajib memberikan layanan kepada penumpang yang meminta refund dengan cara rescheduling atau rescheduling. Ubah itinerary di hari lain.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online