Gus Jazil: Empat Rukun Ijtihad Kiai dan Alim Ulama

Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR Jazilul Fawaid mengungkapkan bahwa dari segi sejarah kebangsaan Indonesia, empat pilar (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) sebenarnya adalah hasil Chi Ai dan ijtihad ulama. Oleh karena itu, nilai pewarisan keempat rukun tersebut masih belum terpecahkan. “Keempat rukun tersebut merupakan pewarisan nilai. Mereka telah menjadi tempat suci para Kiai dan Ulama. Empat rukun tersebut adalah Jajilul Fawaid di Kabupaten Pandeglang Cita Kegiatan sosialisasi empat pilar Pondok Pesantren Mathla’un Nawakartika menyatakan bahwa “Kita harus terus memerangi konsekuensi’ijtihad ‘”, 8 Agustus 2020. Di MPR dan PCNU (RMI NU / Persatuan Pesantren Nahdlatul) Antara Ulama dan Kabupaten Pandeglang, hadir anggota MPR Rano Alfath, Kepala Pondok Pesantren, PCNU Bupati Pandeglang, Prabu Syuriah PCNU.

Gus Jazil, Jazilul Fawaid sudah mendapat julukan empat besar, Itu harus diperjuangkan. Oleh karena itu, jika seseorang atau kelompok ingin menggantikan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Republik Indonesia, dan Binneka Donggar Ika, seolah-olah mereka “menjauh.” “Jadi para pemimpin dan kita semua perlu memahami empat pilar ini. “-Gus Jazil menambahkan bahwa empat pilar tersebut telah menjaga Indonesia tetap teguh.“ Jadi empat pilar ini diperlukan untuk mendirikan negara Indonesia. Tanpa empat pilar, negara akan hancur oleh Pancasila, UUD NRI 1945, persatuan pluralistik antara Republik Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Partai Kekuatan Rakyat (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD NRI 1945) membuat Indonesia kuat. -Gus Jazil juga mengungkap peran Nahdlatul Ulama (NU). Ia berkata: “Anda bisa melihat peran yang dimainkan oleh para ulama dalam sejarah negara Indonesia. Tanpa peran Kea dan Ulama, negara ini tidak akan merdeka.” – Gus Jazil ) Dikatakan bahwa dalam Kiai dan Santri, cinta tanah air merupakan bagian dari iman, Monumen Hubwasson. iman. Ini yang dikatakan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Oleh karena itu, bagi NU, agama dan nasionalisme tidak bertentangan. Kecintaan pada tanah air adalah bagian dari iman. Makanya Indonesia bisa Kemerdekaan Tanpa pemahaman ini, kami tidak akan berkata: “Indonesia adalah negara merdeka. Tidak demikian halnya di Indonesia. Seperti halnya negara lain, persoalan masih belum menemukan solusi antara agama dan negara. Dia menjelaskan.

Resolusi jihad berlanjut, dan Gus Jazil mendorong gerakan heroik di Surabaya pada 10 November. Dia berkata: “Semua ini berdasarkan Kiapai dan Sant Dalam perjuangan. Karena tidak ada tentara di Indonesia saat itu. Dengan penyelesaian jihad, kaum Muslimin dipaksa untuk melawan penjajah. -Katanya. Lahirnya Resolusi Jihad tanggal 22 Oktober 1945 memperingati Hari Santri.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online