Penghasilan juru parkir turun, Bamsoet mendorong pemerintah daerah untuk memberikan bansos

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, kembali hadir dan berbincang dengan masyarakat dari berbagai lapisan masyarakat pada pertemuan akhir pekan tersebut. Tampak pada tayangan UNDERCOVER di akun YouTube Channel Bamsoet, Presiden ke-20 DPR RI tersebut sempat mengobrol dengan Rahmat, seorang petugas parkir di komunitas Gondangdia, Jakarta Pusat. Bertugas selama 5 tahun. Pak Rahmat selama pandemi telah sangat berkurang. Jika dulu berpenghasilan lebih dari Rp 100.000 per hari, sekarang dia hanya dapat berpenghasilan kurang dari Rp 50.000. Usai bertemu Pak Rahmat di Jakarta, Minggu (20/9/20).

Kepala Kementerian Pertahanan Nasional FKPPI mengingat potensi pengelolaan tempat parkir DKI Jakarta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan pada 2018 pendapatan industri parkir Pemprov DKI Jakarta mencapai Rp 104,55 miliar-oleh karena itu Pemprov DKI Jakarta harus mengelola pendapatan yang dihasilkannya secara efektif dan efisien. Ini bertujuan untuk memberikan bantuan sosial kepada semua sektor masyarakat. Salah satunya adalah seorang juru parkir yang menyumbang pendapatan bagi DKI Jakarta. Bansout mengatakan: “Jika tidak ada jaring pengaman dalam bentuk bantuan sosial, mereka tidak hanya akan menghadapi kesulitan, tetapi juga akan roboh.” Kejahatan warga negara. Akibatnya, penyebaran Covid-19 semakin sulit dikendalikan, kesulitan ekonomi, dan angka kriminalitas meningkat. -Selain itu, pandemi Covid-19 akan berlanjut dalam waktu yang lama. Bahkan mungkin harus menunggu hingga pertengahan 2021. Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah perlu merumuskan strategi jangka panjang untuk melindungi perekonomian rakyat dengan tetap menjaga kesehatan dan keselamatan warganya. Salah satunya dengan meningkatkan pemberian bantuan sebagai jaring pengaman sosial, ‚ÄĚtutup Bamsoet.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online