Ancaman resesi, Jazilul Fawaid: Menggali potensi desa, pulau dan wilayah pesisir

TRIBUNNEWS.COM-Pada 10 Agustus 2020, Wakil Presiden MPR Jazilul Fawaid mengatakan dalam Diskusi Empat Pilar yang diadakan di Media Center Gedung Nusantara III Gedung MPR / DPR RI Jakarta bahwa belum ada pedoman yang jelas untuk mengatasi pandemi Covid-19. . Dia berkata: “Tidak ada negara yang memiliki pedoman khusus tentang bagaimana menghindari pandemi Covid-19.” Bacaan: Tidak ada pensiun! Inilah yang dimaksud Sisca Soewitomo dengan “menggantungkan pot” -untuk mengukuhkan negeri ini, mendorong kita untuk menerapkan gaya hidup mandiri. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat kaya, sehingga dengan modal seperti itu kita bisa merdeka. Bisa Pakai Tenaga Dalamnya. Tenaga Internal itu Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam.

“Ini Tenaga Kita,” ujarnya.

Baca: COVID-19 yang Ditunggu-tunggu, Indonesia Akan Uji Vaksin– -Dengan meningkatkan potensi desa, pulau dan pesisir yang ada maka kemandirian manusia (biasa disebut Gus Jazil) dapat diupayakan, dan kapasitas usaha kecil dan menengah di masyarakat perlu ditingkatkan. — “Dia berkata:” Desa, pulau dan daerah pesisir yang bisa kita andalkan sekarang dan di masa depan memiliki potensi besar. Sekarang sembuh

Pada saat seperti itu, dikatakan bahwa untuk memerintah negara, kita harus berpikir di luar kotak. Dia berkata: “Jangan membuat buku teks.” Jika Anda masih menggunakan mentalitas buku teks, negara ini tidak akan menemukan solusi. Dia meminta pemerintah untuk berpikir di luar kotak. Menurut Gus Jazil, melambatnya penyerapan anggaran karena sebagian dari kita masih berpikir di buku teks.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online