Bamsoet dan Gerak BS Bali menyumbangkan 5.000 alat uji cepat kepada Gubernur Bali

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, dan Gerak BS Bali mendonasikan 5.000 rapid test kepada Pemprov Bali dengan harapan memutus mata rantai penularan virus Covid-19. Semakin banyak orang Bali melakukan tes, semakin besar kemungkinan Bali akan menonjol dari pandemi Covid-19. Karena kunci utama untuk memutus rantai Covid-19 adalah pelacakan, pelacakan, dan pengujian. I Wayan Koster, Gubernur Bali, langsung mendapat bantuan di Rumah Gubernur di Jaya Sabah, Denpasar.

“Menurut wilayah Bank Indonesia, 54-58% ekonominya berasal dari sektor ini. Pariwisata, pandemi Covid -19 telah memberikan pukulan telak bagi masyarakat Bali. Pada 2019, diperkirakan 6,24 juta wisman menyukai Indahnya Bali, pada awal tahun 2020 kunjungan wisman bulanan masih sekitar 500.000. Sejak pasien positif COVID-19 ditemukan di Bali pada Maret 2020, jumlah wisatawan turun drastis, sehingga Bali 2020 turun drastis. Perekonomian pada triwulan I tercatat negatif 1,14% terdalam di Indonesia. Pada Rabu (24/6/2020), 5.000 quick test dilakukan dengan Gubernur Bali I Wayan Koster. – Mantan Ketua DPR RI memperkirakan pandemi karbon monoksida vid Dampak ekonomi -19 di Bali lebih dahsyat daripada bom Bali pada 2002 dan krisis global pada 2008. Untuk pemulihan cepat kepercayaan internasional di Bali, penanganan Covid-19 harus dilakukan pemerintah Provinsi Bali. Salah satu tugas terpenting adalah mengoperasikan rumah sakit khusus Covid-19 sehingga pasien positif Covid-19 tidak boleh berada di rumah sakit yang sama dengan pasien lain karena penyakit lain. Covid-19 adalah karena perawatan pasien Covid-19. Oleh karena itu, Untuk setiap daerah sangat penting memiliki banyak rumah sakit khusus yang menangani Covid-19. Pelayanan medis bisa terkonsentrasi. Di sisi lain, dengan adanya rumah sakit khusus Covid-19 saat ini sedang menjalani rawat inap dan rawat jalan. Penderita penyakit lain juga bisa mendapat pengobatan dengan tenang, ”kata Bamsoet. Oleh karena itu, sangat penting bagi Bali untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada wisatawan domestik. Seperti kita ketahui bersama, di antara berbagai tempat wisata di Bali, turis domestik terkadang terlepas. Apakah rekan senegaranya. Pandemi Covid-19 telah menyadarkan kami bahwa ketika situasi sulit muncul, saudara adalah yang pertama membantu. Oleh karena itu, tidak boleh ada lagi cerita tentang wisatawan domestik yang merasa tidak nyaman berlibur di rumah, ”tutup Bamsoet.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online