Bamsoet bekerja sama dengan Menteri Sosial untuk memberikan bantuan sembako kepada para veteran

TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, Ponjo Sutowo, Presiden Partai Revolusi Demokrat, dan Julia Batubara, Menteri Sosial, dan FKPPI Keluarga tersebut membagikan 1.500 bahan makanan kepada keluarga para veteran di Timor Timur dan para pejuang Operasi Cerroha untuk bantuan presiden (Banpres) di kompleks Seroja Bekasi Utara. Mereka tergabung dalam kelompok masyarakat yang terkena pandemi Covid-19. – “Para kombatan ini, termasuk bekas Operasi Seroja, adalah pembela kedaulatan Indonesia. Karena pengorbanan mereka, Indonesia masih berdiri sampai sekarang. Sedikit dari mereka yang rela mengorbankan harta miliknya. Nyawa dan sebagian tubuhnya, Untuk menjaga kehormatan Indonesia. Oleh karena itu, negara harus terus eksis dan memberikan perlindungan sosial bagi mereka, ”Bamsoet secara simbolis menyerahkan 1.500 paket sembako dari Presiden Joko Widodo kepada Serbia Bekasi. Anggota keluarga kombatan Seroja (16/6/20).

Kecuali Menteri Sosial Juliari Batubara, Ketua MPR Bambang Susato (Bambang Soesatyo) dan KB FKPPI Ponzu Sutowo (KB FKPPI) hadir dalam pertemuan tersebut Aero Mayjen Aster Kasad TNI Bhakti Agus Fajari Wakil Ketua Aula Umum Kecamatan Bekasi Te. Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono Spotmar Kasal TNI (Maret) Yuniar Ludfi, Aspotdirga Kasau Marsda TNI Suparmono, Ka Korbinmas Baharkam Polri Inspektur Jenderal Risyapudin, Ketua FKPPI dan Presiden DPDP DKI Jakarta Edi Suharto-, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial. — Mantan presiden DPR RI menilai peran serta organisasi kemasyarakatan (OrKPI) seperti bansos F sangat penting. Selain sebagai bentuk partisipasi publik, juga untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi. Kegiatan Ormas sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, dan akan memudahkan proses penyaluran bantuan sehingga efektif dan tepat sasaran. Dari jumlah tersebut, 203,9 triliun yuan digunakan untuk perlindungan sosial. Kemensos patut diapresiasi atas kreativitasnya meluncurkan bantuan sosial nonkonvensional berupa Bantuan Presiden (Banpres) dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Bamsoet menjelaskan, keduanya melengkapi program bansos reguler berupa program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) guna memperluas cakupannya kepada kelompok masyarakat penerima perlindungan sosial “nasional”. Sebagai kelanjutan dari krisis kesehatan, krisis ini telah melanda Indonesia dan banyak negara lain di dunia, sehingga mencegah pandemi Covid-19. Tanpa krisis ekonomi, krisis sosial dan politik dapat diredam. Dengan cara ini, pandemi Covid-19 tidak akan membuat seluruh negeri menjadi kacau. Gara-gara PSBB, pendapatan kelas menengah ke bawah sangat terpukul, tergantung pendapatan harian kelas menengah. Untuk itu negara melindungi mereka melalui berbagai program bantuan sosial guna menjaga daya beli masyarakat dan mempengaruhi pesatnya perkembangan perekonomian nasional. Pungkas Bamsoet. – Dalam hal ini, Presiden FKPPI Pontjo Sutowo mengenakan jaket FKPPI pada Menteri Sosial Juliari Batubara untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah anggota keluarga FKPPI. Dalam penyerahan simbolis 1.500 dari Banpres Usai paket sembako, Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, dan Julia Batubara, Menteri Sosial, juga mengunjungi para veteran yang memperjuangkan “Operasi Cerroha”. Dan kediaman masyarakat Valakaburi. -Ketua “Forum Pertukaran Korban Perang Seroha” Timor Timur, Roni Muaya, mengatakan bahwa sejak berdirinya pada tahun 1976, Bambang Susato (Bambang Soesatyo) adalah pemateri pertama Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia. MPR RI selaku Senat Nasional juga menyampaikan keprihatinannya terhadap para mantan kombatan dan warakawuri, khususnya para kombatan Operasi Seroja di Timor Timur.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online