MPR RI akan menyelenggarakan kompetisi penyusunan konstitusi akademik pada tahun 2020

TRIBUNNEWS.COM-Guna mendapat masukan dari generasi muda khususnya mahasiswa tentang konsep ketatanegaraan, MPR RI menyelenggarakan Lomba Susun Konstitusi Akademik MPR 2020. Sepuluh (sepuluh) orang perwakilan dari berbagai perguruan tinggi dan perguruan tinggi dipilih untuk mengikuti lomba final penulisan konstitusi akademik bertema “Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945”.

Sepuluh finalis yang berhasil menjadi perguruan tinggi antara lain Universitas Brawijaya, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Jember, Universitas Indonesia, Universitas Mulawaman, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Dua perwakilan dari Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada memasuki tahap final.

Bedanya, kompetisi kali ini diadakan Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia melalui media online (Zoom Conference) pada saat pandemi Covid-19 di Tangerang, Banten pada 7-9 November 2020 ( Tangerang). Selama kompetisi berlangsung, seluruh tim mempresentasikan karya akademiknya dan menjawab lima pertanyaan juri yaitu. guru. Hendrawan Supratikno (Anggota Panitia Peninjau MPR), Dr. Andi Yuliani (Anggota Panitia Peninjau MPR), Dr. Jimmy Z. Usfunan (Universitas Udayana), Dr. Hesti Armiwulan (Universitas Surabaya) dan Dr. Radian Salman (Al Langa Academic Center) Universitas). Berbagai saran yang diajukan peserta untuk merevisi UUD NRI 1945 antara lain penguatan dewan perwakilan daerah, pemulihan pedoman kebijakan nasional, penataan lembaga peradilan, dan penguatan sistem presidensial untuk menyelesaikan persoalan praktis yang dihadapi Indonesia saat ini. Setelah 3 (tiga) hari proses penjurian, juri memutuskan Universitas Indonesia (Tim B) menjadi juara pertama dengan total skor 175,47, disusul Universitas Brawi Jaya yang meraih juara kedua dengan total skor 175,11 dan Gadjah Maja Universitas (Grup A) memenangkan tempat ketiga dengan skor total 171,99. Naskah akademik Universitas Brawijaya terpilih sebagai Naskah Akademik terbaik.

Djarot Syaiful Hidayat, Ketua Panitia Pengkajian MPR RI, dalam sambutannya menyampaikan agar seluruh peserta dapat mengenalkan karya akademisnya dengan baik. Mereka juga memiliki kecerdasan yang tak terbantahkan. Oleh karena itu, Geralt sangat mengapresiasi seluruh peserta dan bangga menjadi calon politisi selanjutnya. Jarrot mengatakan: “Pikiran Anda memang murni dan beritikad baik. Tujuannya untuk membangun Indonesia yang lebih baik ke depan berdasarkan UUD NRI 1945.” Di akhir sambutannya, Jarrod berharap pandemi Covid-19 bisa Selesaikanlah secepatnya agar kegiatan tahun depan bisa dilakukan secara tatap muka, sehingga pertemanan dan ikatan emosional lebih erat. (*)

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online