Ancaman Resesi Global, Gus Jazil: Penguatan Ekonomi Pedesaan

TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Musyawarah Rakyat Jazilul Fawaid berkeyakinan jika pembangunan ekonomi pedesaan diperkuat, resesi ekonomi dan 5,32% pertumbuhan negatif yang dialami Indonesia dapat diatasi dan dikendalikan. Pada 10 Agustus 2020, kata seorang politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa desa yang subur memiliki potensi sumber daya alam dan tumbuhan serta bernilai ekonomi tinggi. Kopi, cengkeh, tembakau, merica, rempah-rempah dan jenis pohon lainnya banyak tumbuh di sana dan dikelola oleh masyarakat. Jika potensi pedesaan ini lebih banyak dipengaruhi oleh pemerintah dan dipertimbangkan, maka desa akan menjadi pusat perekonomian masa depan. Meski begitu, kawasan pesisir juga memiliki sumber daya laut yang melimpah.

Ia sendiri mendorong pengelolaan profesional atas potensi yang ada di pedesaan dan pesisir. “Buatlah bisnis milik desa (Bundes),” kata Kabupaten Gresik, warga Pulau Bawean, Jawa Timur.

Dengan adanya Bumdes, nilai tambah. Ia mengatakan: “Ini juga menyerap tenaga kerja masyarakat.” Bumdes yang ada bisa mengolah kopi yang dipetik dari perkebunan hingga dijual di warung Bumdes di tempat wisata. Bumdes yang ada masih kekurangan peralatan dan sumber daya manusia. Untuk itu, ia menegaskan bahwa di sinilah pemerintah melakukan pemberdayaan.

“Kementerian dan komisi terkait harus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membantu mereka dan mendorong mereka untuk lebih profesional dalam mengelola dan menggerakkan potensi pemerintah.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah harus melatih Bumdes tentang bagaimana mengemas produk dan membangun distribusi komersial. Internet.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online