Penanggung Jawab MPR: Banjir tidak akan merusak pemikiran belajar anak

Bambang Soesatyo, juru bicara Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, memberikan bantuan kepada anak-anak Puerto Rico yang terkena banjir bandang di Sukabumi. Dalam masa pemulihan pasca bencana, bantuan berupa alat tulis, susu, pengobatan dan uang tunai harus dapat memenuhi kebutuhannya. Di masa depan. Bencana mungkin mengganggu, tapi semangat untuk belajar terus berlanjut. Anak-anak inilah yang menjadi tumpuan masa depan Indonesia. Dalam rangka membangun solidaritas (Gerak BS), 4 pilar relawan, dua putaran Ojek (Garda Ojol), Yayasan Generasi Antarbudaya dan Himpunan Jurnalis Online, Bamsoet berdialog dan menjamu puluhan anak-anak. Nyanyikan dan ajarkan Pancasila bersama-sama.

Tidak hanya masyarakat sekitar yang turut serta dalam acara tersebut, namun Camat Cidahu Errt Estanto beserta jajarannya turut serta dalam acara tersebut.

“Anak-anakku, jangan kasihan musibah ini. Yang akan datang. Masih banyak saudara-saudari yang bersedia memberikan bantuan dan penghiburan. Jaga semangat belajar agar suatu saat nanti menjadi pemimpin negara yang arif . “Bamsoet menyarankan.

Ketua 20 Republik Demokratik Rakyat RI menjelaskan berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) IAEA Sukabumi bahwa per 22 September bupati mengalami banjir mendadak di Sukabumi yang mengakibatkan 299 banjir. Keluarga yang terkena dampak, 210 orang mengungsi, 20 orang luka-luka dan 3 orang meninggal. Akibat banjir ini, intensitas hujan lebat menjadi penyebabnya. Sebenarnya, akar masalahnya lebih dari itu. Efeknya disebabkan oleh pengendapan lumpur dan penggundulan hutan skala besar. Meski bencana terjadi dan menghilang setiap tahun, baik anak-anak maupun orang dewasa tetap menjadi korban. Namun, pemerintah daerah tampaknya tidak mengambil tindakan pencegahan terbesar terhadap pemerintah pusat. Pada tahun 2019 terjadi 3.731 bencana hidrologi, seperti angin puting beliung, banjir dan longsor. Terdapat 37 bencana geologi seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi. Akibatnya, 478 orang meninggal dunia, 109 orang hilang, dan 6,1 juta orang terpaksa mengungsi dari rumahnya. -Anak-anak yang bermasalah dengan belajar dan mereka yang sia-sia bekerja dengan sia-sia dan hanya dapat memulihkan lingkungan. Setiap pemerintah daerah harus membuat peta kawasan rawan bencana di wilayahnya masing-masing, sesuai dengan pedoman dan pedoman yang diharapkan dalam penyusunan rencana penggunaan lahan daerah, dan semua pihak harus menghormati dan menghormati. . “Ruang hijau seharusnya tidak lagi digunakan untuk kepentingan ekonomi sementara, dan pada akhirnya akan menjadi beban yang berat bagi anak-anak,” tutup Bamsoet.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online