Pimpinan MPR membagikan daging kurban kepada yang membutuhkan

Pandemi TRIBUNNEWS.COM-Corona Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setiap hari, jumlah korban yang terpapar Covid-19 juga terus meningkat. Namun situasi tersebut tidak melemahkan niat umat Islam Indonesia untuk melakukan Gulbani menjelang Idul Adha. Banyak hewan kurban yang disembelih pada hari Idul Adha, yang membuktikan hal tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Kuomintang yang juga merupakan anggota DPR dari Partai PKS se-Indonesia membagikan 16 ekor sapi dan 7 kambing di daerah pemilihannya yaitu daerah pemilihan kedua di DKI Jakarta (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan luar negeri). — Selain itu, individu berpenghasilan tinggi membagikan daging Gubani kepada penduduk yang terisolasi karena Covid-19. Bagi mereka, selain menerima daging kurban, juga dibagikan bahan makanan, vitamin dan masker, dengan harapan dapat membantu meningkatkan asupan gizi mereka selama isolasi mandiri dan memberikan jalan bagi mereka untuk pulih dengan selamat dari Covid-19. . Untuk dibagikan kepada pasien yang terpapar Covid-19, daging kurban juga dibagikan kepada korban, satpam, yayasan yatim piatu, taklin Islam, masjid dan jemaah kapel, serta dhuafa lainnya. Selain PKK dan struktur kader serta pendukungnya, pendistribusian daging gubani juga bekerjasama dengan beberapa ormas di Jakarta. Terkait penanganan pandemi, Hidayat berharap pemerintah benar-benar berkomitmen untuk bersikap disiplin dalam melaksanakan kesepakatan Covid-19. Selain itu, pemerintah harus sangat serius dan berkonsentrasi dalam memenuhi kewajibannya melindungi seluruh rakyat Indonesia. Termasuk komitmen dan kewajiban kepada tenaga medis (dokter dan perawat), inilah human hero terpenting dalam menangani pasien Covid-19.

Menurut HNW, Hari Raya Idul Fitri dan Tasyriq (tiga hari setelah Idul Fitri) dapat digunakan sebagai metode untuk meningkatkan kecemasan, dalam meluasnya kecemasan akibat Covid-19, meningkatkan kohesi sosial dan negatifnya Pengaruhnya yaitu dengan memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah Basyariah. Menyerahkan ukhuwah kepada warga terisolir korban Covid-19. Semangat religius yang positif ini harus dijaga dan dikembangkan dalam beberapa hari setelah Adha yang merupakan salah satu kontribusi nyata untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online