BPS: Indonesia surplus perdagangan US $ 2,33 miliar pada Agustus 2020

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2020 mencapai US $ 2,33 miliar. Kepala -BPS Suhariyanto menjelaskan, pertumbuhan impor dan ekspor mengalami kontraksi pada Agustus. Setiap tahun atau tahunan (year-on-year).

Namun penurunan ekspor selalu lebih kecil dibandingkan penurunan impor, sehingga neraca perdagangan Indonesia masih surplus.

Baca: Wakil Menteri Perdagangan Melihat Potensi Ekspor Produk Alternatif ke Technopark Cimahi — Bacaan: KKP Marine School Ekspor 9 Ton Udang Vaname ke Jepang-Tercatat Agustus tahun lalu, Prestasi ekspor Indonesia 13,07 miliar dolar AS, penurunan ekspor produk minyak dan gas alam turun 27,45% year-on-year, meningkat 8,36% dari 14,26 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, komoditas nonmigas mengalami kontraksi 7,16% pertahun. Kata pria akrab bernama Kukuk itu dalam jumpa pers virtual, Selasa (15/9/2020).

Sedangkan nilai impor Indonesia dari Indonesia sebesar US $ 10,74 miliar atau sekitar 24,19% per tahun. Berbeda dengan ekspor, impor komoditas nonmigas lebih banyak turun dibandingkan migas. Dari sisi realisasi impor dan ekspor, Indonesia mengalami surplus perdagangan sebesar US $ 2,33 miliar selama Agustus 2020.

Pemahaman ini jauh lebih tinggi dari level periode yang sama tahun lalu, yang terakhir hanya mengalami surplus dolar AS. 92,6 juta.

“Tentunya ke depan kita berharap ekspor kita bisa membaik, sehingga surplus terus tumbuh dan perekonomian bisa cepat pulih,” kata Kecuk.

Artikel ini pernah tayang di Kompas. com bertajuk “Surplus perdagangan Indonesia Agustus 2020 sebesar US $ 2,33 miliar”

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online