Kadin meminta perseroan menyiapkan kesepakatan reguler baru

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Shinta Kamdani, Wakil Presiden Hubungan Internasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia, meminta semua industri menyiapkan kesepakatan reguler baru untuk menstabilkan roda. Ekonomi bersama. Pneumonia koroner baru. Karena kita tidak bisa mengontrolnya sampai vaksinnya ditemukan, “kata Shinta dalam virtual chat di Jakarta, Jumat (29 Mei 2020). -Shinta mengatakan salon kecantikan itu seperti salon dan harus memberikan prosedur. Kesehatan – Menurutnya Menurut pendahuluan, aktivitas komersial masih berlangsung, namun regulasi kesehatan terkait epidemi Covid-19 tidak bisa diabaikan.

“Salon telah mengembangkan prosedur penggunaan yang terperinci. Pameran juga mempersiapkan semua perlengkapan APD. Kami berharap mereka tahu bahwa mereka bisa. Katanya: “Tolong terapkan perjanjian kesehatan ini.” Bacaan: Pernyataan Menteri Airlangga: Haris Azhar Dikritik: Masyarakat sudah jadi ajang uji kebijakan. . .

Kadin, yang membawahi sekitar 200 asosiasi profesi, mendorong untuk terus mendorong sosialisasi normal baru agar persiapan efektif.

Bacaan: Sepertinya main spekulasi, politik Jokovy di Corona dianggap tidak jelas

Shinta membenarkan prosedur operasi standar perjanjian Covid-19 untuk perusahaan besar, menengah dan kecil ( SOP).

Baca: Mitsubishi Fuso promosikan bisnis digital di pasar lemah

“Katanya sosialisasi semacam ini sangat penting, dan mungkin mudah untuk perusahaan besar, tapi tidak mudah bagi perusahaan kecil dan menengah untuk mendaftar.”

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online