Politisi PKB menyerukan agar undang-undang kerja sama segera ditinjau

Laporan Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam-Tribunnews.com JABARTA-Anggota Panitia DPR RI dari Partai Rakyat VI Marwan Jafar diminta segera mengubah Undang-Undang Nomor 25 (UU) tentang Perkoperasian Tahun 1992 menjadi Rencana Undang-Undang Nasional (Prolegnas). Prioritas.

Menurutnya, dalam pandemi Covid-19 saat ini, undang-undang tentang koperasi harus membentuk koperasi yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, koperasi adalah organisasi ekonomi yang sehat, kuat, mandiri, luwes, dan andal yang dapat bertindak sebagai entitas komersial untuk memajukan pembangunan ekonomi masyarakat.

Baca: Menteri Koperasi: Dampak Covid-19 terhadap pandemi UMKM yang tidak seragam- “Segera Revisi UU Koperasi dan sesuaikan dengan pandemi saat ini”. Hukum koperasi tidak lagi berlaku untuk pandemi ini. Saya minta UU Koperasi menjadi prioritas untuk Prolegnas, ”kata Marwan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/09, 2020). Dalam pandemi Covid-19 kali ini, Koperasi U harus segera beradaptasi dengan situasi dan kondisi tersebut. -Selain itu, Mwan (Marwan) mengatakan perlu adanya peningkatan anggaran koperasi dan Kementerian UKM.

Baca: Kepala Dinas Koperasi Tanggamus Lampung ditemukan tewas di toilet usai upacara pada 17 Agustus-mengingat Covid-19 Pada masa wabah, koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah saat ini menjadi topik yang menjadi perhatian masyarakat, dan mereka termasuk kategori ketiga dari topik yang paling memprihatinkan dalam dunia ekonomi.Oleh karena itu, bagaimana menjadi kategori kedua, saya berharap dapat menjadi kategori pertama, karena semua orang Marwan berkata: ” Kalau bicara tentang koperasi UKM ternyata tidak dibarengi dengan perubahan struktur organisasi. Karena dalam pandemi ini, Kementerian UKM memegang peranan yang diperlukan. “Data tentang koperasi dan UKM masih membingungkan. 100%

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online