Minta masyarakat untuk melaporkan seseorang yang menjual alat kesehatan dengan harga tinggi di pasaran

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengimbau masyarakat ekstra hati-hati saat mencari produk kesehatan di pasaran (toko online). Produk seperti masker, pembersih tangan, alkohol, dll., Yang harganya mencapai 70%.

General Manager Aplikasi Komputer (Aptika) Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan, pihaknya menggelar pertemuan dengan pasar guna mengantisipasi kasus market fraud.

Baca: Pada Jumat sore, rupee ditutup total pada harga Rp. 16.170 USD / USD-Baca: Mengomentari pembatalan tiket kereta di pintu masuk atau stasiun KAI, pengembalian uang 100% selama darurat Corona- “Kami senang pasar telah mengambil tindakan dan menutup ribuan pedagang. Sebenarnya. Aksi ini sudah terjadi sebelum Kementerian Komunikasi dan Informatika menelepon pasar, ”kata Samuel di Jakarta, Jumat (27/3/2020). Akun yang memberikan harga abnormal untuk peralatan medis dianggap positif. -Karena hal ini juga dilakukan oleh pasar luar negeri seperti Amazon. “Penutupan itu positif, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Amerika Serikat. Amazon memblokir penjual. Semuel berkata:” Tidak baik menjadi sulit dilakukan. “Di saat yang sama, Research Director Piter Abdullah, Pusat Reformasi Ekonomi Indonesia (inti), mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan dan memperhatikan transaksi online. Tidak ada salahnya setiap program saat berbelanja.

Pitt menambahkan, Konsumen tidak ingin tertipu untuk melakukan transaksi atau mengirimkan data di luar sistem, meskipun mereka bertemu dengan penjual di pasar. Pete mengatakan: “Salah satunya adalah berbelanja online di pasar yang teruji, andal, dan menggunakan sistem yang mereka miliki. . Online.

Menurutnya, registrasi akun penjual dan monitoring transaksi online harus dilakukan di pasar.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online