Literasi membuat orang tetap kreatif dan produktif di era normal baru

Reporter Tribunnews.com Malvyandie Haryadi melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Di era normal baru ini, masyarakat tetap harus kreatif dan produktif, meski masih dalam pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. di pedesaan. — Literasi adalah jawaban agar seseorang dapat memahami situasi dengan baik, menggali lebih dalam pengetahuan, dan mengubahnya menjadi pengetahuan dan produk / jasa untuk meningkatkan kualitas hidup.

Baca: Satgas: Meningkatnya Covid-19 1031 di Situasi Positif, Jakarta dan Sebagian Besar Wilayah Jawa Timur

Bacaan: Sunat Saat Pandemi, Ahli Bedah Ajak Masyarakat Tak Khawatir

Ini adalah inti dari webinar yang disebut “Bangun pandemi literasi”. Perpustakaan Nasional RI, dan Rencana Pembangunan Nasional (Bappenas), Rabu (17/6/2020).

Acara ini dihadiri 1.000 peserta, antara lain perwakilan dari berbagai kementerian / lembaga, pemerintah daerah (Bappeda dan layanan perpustakaan), akademisi, penggiat rasi bintang dan masyarakat umum.

Bapak Syarif Bando, Direktur Perpusnas, menyampaikan bahwa perpustakaan merupakan solusi untuk meningkatkan kecerdasan dan kapabilitas bangsa yang berdampak signifikan bagi pengguna akhir. Sumber pengetahuan dan nilai informasi, dan penguatan lingkungan informasi pribadi. Bando berkata: “Baru dan pada akhirnya menciptakan produk atau layanan berkualitas tinggi seumur hidup.” Oleh karena itu, terus lakukan Sharif Bando, sederhanakan informasi dan pengetahuan semua orang, dan tingkatkan literasi semua orang, sehingga secara kreatif menciptakan Inovasi. Hasilnya adalah peningkatan kemampuan pribadi dan kesejahteraan komunitas.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online