Menghadapi wabah korona, pemerintah meminta pengajuan laporan kajian APBN 2020

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Wakil Presiden Republik Demokratik Rakyat Rachmat Gobel mengatakan akan bekerja sama dengan Presiden Republik Demokratik Rakyat dan seluruh Wakil Presiden Republik Demokratik Rakyat untuk membantu pemerintah menemukan cara tercepat dalam mengelola dan Hentikan pandemi yang berkembang. Apakah berupa percepatan pembahasan di departemen anggaran, pembelanjaan, dan terobosan untuk mengatasi kendala yang memperlambat pengelolaan Covid-19?

Selain itu, sebagai anggota Komite ke-11, dia akan terus mengawasi langkah-langkah yang harus diambil untuk menyelesaikan masalah ini. -Baca: MUI Minta Wakil Presiden Ma’ruf Amin Keluarkan 2 Fatwa Wabah Covid-19-Baca: Cegah Covid-19, PT KAI Akan Kembalikan 100% Pembatalan tiket

– “Saya akan mengutamakan pengawasan.” Ia merupakan anggota direksi dan ketua dewan yang menjaga kebijakan pemerintah dalam menangani wabah korona, yang tentunya termasuk memberikan reward dan insentif yang sesuai kepada seluruh tim medis yang bekerja keras. Dalam pidatonya pada Senin 23/03.

“Sangat mungkin banyak tujuan atau asumsi APBN tahun 2020 tidak akan tercapai, apalagi pemerintah membutuhkan dana yang besar untuk menangani wabah Convid-19. Oleh karena itu, Rachmat Gobel (Rachmat Gobel) mengatakan: Anggaran nasional harus disusun dan harus diselesaikan secepatnya. Republik Demokratik Rakyat pasti akan mendukung pemerintah, sehingga defisit diharapkan bisa mencapai 307,2 triliun. Rupiah Indonesia. ”Asumsi tersebut antara lain pertumbuhan PDB 5,3%, tingkat inflasi 3,1% dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp 14.000. Bisa mencapai APBN 2020. Karena itu, amandemen harus segera dilakukan, ”kata Rahmat.Menurut Rahmat, review APBN 2020 tentunya tidak hanya soal penerimaan dan belanja negara, tapi terlebih dahulu review masing-masing departemen atau kementerian dan lembaga. Alokasi anggaran .- “Prioritas anggaran saat ini dan masa depan akan sangat berbeda dari sebelumnya. Prioritas APBN tahun 2020 adalah menyediakan dana untuk pengelolaan penyebaran Covid-19 dan dampak ekonominya terhadap masyarakat (terutama dampaknya pada masyarakat bawah) sehingga kehidupan mereka tidak lagi tergesa-gesa. Baca: Selama pandemi Covid 19, ekspor produk perikanan ke sejumlah negara meningkat

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online