Ekspor buah meningkat selama pandemi Covid-19

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 di Indonesia belum meredam antusiasme petani hortikultura untuk terus menanam dan menjual berbagai tanaman.

Bahkan, pandemi ini digunakan untuk memperkuat posisi produk hortikultura di pasar ekspor.

Ini sesuai dengan instruksi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). SYL menjelaskan bahwa pada beberapa kesempatan, Pandemic Covid-19 harus digunakan sebagai alasan untuk meningkatkan output dan kualitas makanan rumah tangga.

Pada awal Januari 2020, banyak produk berkebun seperti manggis terhalang oleh penjualan pasar.

Ini terjadi karena China adalah salah satu negara dengan ekspor manggis terbesar di Indonesia dan terkena korona.

“Indonesia memiliki total lima produk yang diekspor ke China, yaitu manggis, zalacca, pisang, buah naga dan lengkeng. Di antara lima produk, yang terbesar adalah manggis,” Menteri Pertanian Prijasto Seteni Trust mengatakan pada hari Rabu. Konferensi video pada 15 April 2020. .

Sekarang, dengan perbaikan situasi di beberapa negara, terutama Cina, bisnis ekspor manggis menjadi tegang.

Ini tidak terputus dari peran dan intervensi pemerintah. Dalam hal ini, itu adalah Kementerian Pertanian, Prihasto lebih lanjut menyatakan bahwa petani terus bersemangat untuk memproduksi dan menjual produk mereka untuk pasar domestik. Dan di luar negeri.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online