Berapa harga saham merger Bank Banten dan Bank BJB?

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Quay mengatakan bahwa tekanan pasar keuangan, terutama pasar modal, menyebabkan sebagian besar bank memangkas harga. — Hans (Hans) menjelaskan, kekhawatiran melambatnya aktivitas ekonomi akibat virus Corona atau merebaknya Covid-19 membuat sebagian masyarakat berjualan. Siapa tahu ini pasti akan mendatangkan peluang beli, jika investasi jangka panjang, itu akan sangat menguntungkan. Ini adalah pertanyaan membandingkan harga saham dengan nilai buku masing-masing.

Nilai buku per saham itu sendiri berasal dari jumlah aset yang dikurangi dalam kewajiban perusahaan. Hans berkata: “Kedua aset dan kewajiban mencerminkan nilai pasar atau harga wajar. Meskipun demikian, memang ada beberapa aset tetap yang nilainya selalu dicatat pada nilai buku dan tidak selalu dinilai kembali. -Namun, Hans melihat bahwa PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) bergabung menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) masih memiliki peluang. — “Menurut perkiraan kami, harga Rp 910 adalah 0,74. Bahkan dalam keadaan normal, price-to-book ratio BJBR biasanya 2,28 hingga 3,36. Jika kita mengacu pada PBV sekali, maka BJBR tetap bisa memilih untuk naik ke Level Rp 1.236. – Melihat aksi positif korupsi bank, Hans mengajukan proposal beli ke BJBR.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online