Kementerian Perhubungan memberikan dana 5,9 triliun rupiah kepada masyarakat terdampak Covid-19

Laporan reporter Tribunnews.com Hari Darmawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Departemen Perhubungan AS (Kemenhub) telah menyiapkan anggaran sebesar 5,9 triliun rupee untuk program padat uang guna mengatasi dampak PHK akibat Covid-19. .

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pada pertemuan virtual dengan Komite Kelima DPR RI, Senin (5/11/2020). -Membaca: 42 WNI positif Corona dari luar negeri meninggal dunia, dan total 754 orang tersebar di 34 negara dan kapal pesiar-Bacaan: FBI: Peretas Tiongkok Berbohong dan Berencana Mencuri Penelitian Vaksin Covid-19- ” Alokasi anggaran sebesar Rp 5,9 triliun ini merupakan tugas dari rencana tersebut. Dalam rencana tersebut kami akan fokus pada kegiatan yang bermakna yang dapat membantu masyarakat, ”kata Budi. -Selain itu, Budi juga menyampaikan bahwa wabah Covid-19 telah berdampak parah pada perekonomian dan masyarakat. Tentu saja, ini adalah pencegahan, dan meminimalkan dampak tersebut.

Alokasi dana untuk program padat karya meliputi sumber daya Administrasi Perhubungan Darat di 33 provinsi, Administrasi Kereta Api di 10 provinsi, Administrasi Maritim di 29 provinsi, dan sumber daya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia di 13 provinsi (BPSDM).

Budi melanjutkan, Kementerian Perhubungan juga telah mengalokasikan anggaran untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 sehingga memangkas banyak anggaran di setiap sub sektor. Budi menuturkan: “Setidaknya Rs 320 crore digunakan untuk mengatasi Covid-19.” Selain itu, menurut Budi, pihaknya juga telah mengubah postur anggaran tahun 2020, dari pagu anggaran Rp 43 triliun menjadi Rp 32 triliun. .

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online