Rencana penyelamatan ekonomi paralel dan cepat yang diharapkan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengusaha yang tergabung dalam Federasi Industri dan Perdagangan (Kadin) berharap Undang-Undang Pengganti (Perppu) Nomor 1 atau Peraturan Pemerintah yang disebut Perppu Corona Tahun 2020 segera disahkan menjadi undang-undang (UU), sehingga perekonomian Rencana penyelamatan bisa berjalan paralel dan cepat.

“Saya berharap Republik Demokratik Rakyat mengesahkan” Perppu Corona “menjadi undang-undang sehingga langkah pemerintah selanjutnya adalah membentuk pemerintahan penyelesaian (PP) untuk menangani virus corona yang disusun bekerjasama dengan pemerintah, DPP, dan pengusaha. Berkat bantuan ekonomi Rencananya harus paralel dan cepat, ”kata Juan Palmata Addo, Wakil Presiden Kamar Dagang Industri Pangan Indonesia, dalam sambutannya, Senin (11/5).

Bacaan: PLN Siap Pakai Tagihan untuk Tambah Daya Keluhan dalam 24 Jam

Bacaan: Selasa Ini Warganegara Rusia Bisa Bekerja Lagi, Jadi Tertinggi Ketiga di Dunia Seperti Angka Infeksi – Oleh Presiden Joko · Proposal pertama tahun 2020 yang ditandatangani oleh Joko Widodo akan meningkatkan alokasi belanja dan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (ABPN) 2020 sebesar Rp 405,1 triliun untuk pengelolaan Covid-19. Perppu ini mengatur kebijakan fiskal dan stabilitas keuangan negara untuk menanggulangi pandemi Covid-19 dan / atau dalam konteks ancaman yang mengancam stabilitas perekonomian dan / atau sistem keuangan nasional.

Perppu Corona akan diterbitkan hingga akhir Maret 2020 untuk menanggapi pandemi Covid-19 dan berencana untuk menyetujui epidemi minggu ini.

Tapi Juan mengingat alokasi dana untuk mengobati Covid-19, jadi dia benar. Diperkirakan pas. Ia menyatakan: “Yang perlu disiapkan adalah cara pengalokasian dana pasca Covid-19 harus dipersiapkan dengan baik untuk merealisasikan kegiatan produksi dari UMKM dan terus berkembang menjadi industri strategis serta industri makanan dan jasa.” Dalam mikro, menengah Usaha Kecil (UMKM). Selain itu, kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang perlu diterapkan secara efektif telah membuat UMKM kewalahan, sehingga tidak ada penghasilan bagi 60 juta pekerja, yang diperkirakan bernilai lebih dari 100 triliun rupiah.

Harap dicatat bahwa UMKM memperkuat 97% dari 130 juta tenaga kerja Indonesia. Ia mengatakan: “Ini berdampak besar bagi pengusaha, dan industri tanpa UMKM tidak bisa beroperasi. UMKM juga pengusaha dan karenanya harus mengatasi prioritas utama Covid-19.” – Di sisi lain, ia yakin pembiayaan akibat virus corona , Komite Stabilitas Sistem (KSSK) dapat segera bekerja untuk memulihkan perekonomian Indonesia.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online