Rencana operasi BP Tapera dapat mencapai tujuannya

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Badan Pengelola Tabungan Perumahan (BP Tapera) dapat kembali ke tujuan Januari 2021 untuk memulihkan tabungan peserta. Direktur Jenderal Keuangan Infrastruktur Eko Djoeli Heripoerwanto menjelaskan dalam webinar, Kamis (16/7/2020) bahwa operasi BP Tapera diatur oleh Peraturan Pemerintah (PP) No. 25 tahun 2020, tetapi Rencananya tidak akan berjalan secara otomatis seperti ini

“Sekarang kita masih memiliki tanggung jawab, yang merupakan formulir yang ditetapkan oleh Presiden. Kemudian 10 istilah muncul dalam formulir yang ditentukan oleh menteri, dan hingga tiga dalam aturan BP Tapera “, Jelas Eko. Seperti kita ketahui bersama, berbagai peraturan pendukung tidak hanya dikeluarkan oleh satu pihak, tetapi juga dikeluarkan oleh berbagai instansi pemerintah.

Misalnya, “Harus ada 10 peraturan menteri yang akan diterbitkan. Menteri PUPR, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Dalam Negeri dan beberapa menteri lainnya harus berpartisipasi.

Baca: BP Tapera: 286.000 Seorang pegawai negeri sipil muda tidak memiliki perumahan

“Jika semua ini dapat diselesaikan tahun ini, maka sesuai dengan tujuan Tapera. Namun, jika tidak ada landasan bisnis, maka itu tidak dapat diimplementasikan, “jelas Eko.

Eko menambahkan bahwa tim perencanaan BP Tapera masih melalui tiga tahap awal secara paralel hingga mencapai tahap keempat. PHK dapat dilanjutkan dengan BP. Tapera?

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online