OJK mengumumkan bahwa Bank Kookmin bersiap menjadi pemegang saham pengendali Bukopin

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Rencana akuisisi sebagian saham PT Bank Bukopin Tbk masih berlanjut. Menurut pemberitaan, setelah Bank BUMN ingin menggabungkan saham bank dengan sandi BBKP, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah mendapat pernyataan dari Bank Nasional.

Grup keuangan terbesar Korea Selatan saat ini memiliki 22% dari Bank of Korea. Saham bank Bukopin.

Baca: Bank Bukopin Sebutkan Tidak Ada Masalah Tarik Uang dari ATM

Dalam keterangan yang diterima OJK Kontan.co.id, Kamis (11/6), Kepala Industri Jasa Keuangan OJK menyatakan Kuomintang siap masuk. Memiliki sedikitnya 51% saham bank Bukopin dan menjadi pemegang saham pengendali tunggal (PSPT).

“Otoritas Jasa Keuangan telah menerima pernyataan bahwa grup keuangan terbesar Korea Kookmin Bank saat ini memiliki 22 saham. Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo (Anto Prabowo) dalam rilis berita Draf tersebut menyatakan bahwa dengan mengambil kembali setidaknya 51% dari perilaku kepemilikan Bank Bukopin, bank tersebut siap menjadi pemegang saham Bulkin Shares (PSPT). Sebagai referensi Anda, Kookmin Bank saat ini termasuk dalam sepuluh besar bank di Asia, per Desember 2019. Pada tanggal 31 Agustus, total aset mencapai 4.675 miliar rupee, yang akan menambah permodalan bank, mendukung likuiditas dan mengembangkan bisnis perbankan di Indonesia. -Selain itu, OJK menyatakan menyambut baik dan mendukung rencana Bank Kookmin yang akan memperkuat permodalan Bank Bukopin dan Tata kelola, termasuk pengiriman tim profesional untuk mendukung rencana peningkatan bisnis.

Hal ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap kinerja industri perbankan dan prospek ekonomi negara.

Sebelumnya dalam artikel yang dipublikasikan Kontan.co.id , Bukopin merilis laporan keuangannya sebelum triwulan I-2020, tingkat kecukupan modal (CAR) sebesar 12,59%.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online