Rapat umum pemegang saham tahunan Telkom pada tahun fiskal 2019, dengan rasio pembayaran 81,78%, Telkom mengeluarkan Rp15,26 triliun

TRIBUNNEWS.COM-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyetujui pembagian dividen hingga 15,26 triliun rupee pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan di Jakarta pada hari Jumat, 19 Oktober 2019. – Persetujuan Rapat Selain rasio pembayaran 81,78%, rinciannya adalah 60% atau 11,20 triliun dividen tunai rupee dan 21,78% atau 4,06 triliun rupee dividen khusus. Pada saat yang sama, sisa 18,22% atau Rp3,40 triliun adalah laba ditahan.

Dividen tunai dan dividen khusus untuk tahun fiskal 2019 akan dibayarkan bersamaan pada 23 Juli 2020. Bagi mereka yang berhak menerima dividen tunai dan dividen khusus, nama mereka terdaftar dalam daftar pemegang saham. Dari 1 Juli 2020 hingga 16:15, pemegang saham perusahaan WIB.

Menurut resolusi RUPST, perusahaan mencatat laba bersih sebesar Rp18,66 triliun pada tahun 2019, akuntansi untuk 81,78%, yang akan didistribusikan dalam bentuk dividen, dan sisanya akan digunakan untuk menyediakan dana untuk pengembangan bisnis sosial. Laba bersih berasal dari omset perusahaan pada tahun 2019, yang mencapai IDR 135,57 triliun, peningkatan positif 3,7% dari 2019, dan EBITDA adalah Rp 64,83 triliun. Telkomsel dan IndiHome Digital Business mencapai pertumbuhan yang signifikan dan menjadi kontributor utama bagi pertumbuhan perusahaan.

Aktivitas digital Telkom saat ini memiliki tingkat pertumbuhan yang relatif tinggi hampir 30%. B2B dan B2C memiliki berbagai layanan digital yang diklasifikasikan sebagai platform digital dan layanan digital B2C, seperti video, game, musik, iklan, dll., Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan selalu memberikan pengalaman terbaik.

Oleh karena itu, Telkom percaya bahwa kegiatan digital akan menjadi salah satu sumber pertumbuhan masa depan perusahaan, dan akan mengkonsolidasikan langkah-langkah untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital, di mana platform digital dan layanan digital merupakan faktor pembeda dan nilai tambah dari koneksi digital, yang merupakan Keahlian utama perusahaan saat ini.

CEO Telkom Ririek Adriansyah mengatakan bahwa pencapaian perusahaan sepanjang 2019 menunjukkan bahwa Telkom diharapkan menjadi perusahaan telekomunikasi digital dan berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan bisnis digital.

“Untuk memperkuat langkah-langkah sebagai perusahaan telekomunikasi digital untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia, Telkom akan fokus pada 3 bidang kegiatan pada tahun 2020, yaitu konektivitas digital, platform digital Dan layanan digital “kata Ririek.

Selain menyediakan Ririek, Telkom terus mengkonsolidasikan posisinya sebagai pemimpin pasar di bidang konektivitas digital dengan menyediakan berbagai layanan berkualitas terluas. Telkom juga mempercepat platform digital dengan mengembangkan pusat data dan layanan komputasi awan pada tahap awal, dan kemudian menyediakan platform cerdas di atasnya sebagai katalis untuk berbagai layanan dan solusi TIK. Dan kemitraan didirikan di bawah dukungan kolaboratif platform digital dan koneksi digital, sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online