Mata uang rupiah Indonesia telah mengalami depresiasi dan sekarang dilaporkan sebesar IDR 0,1364 / USD, turun 0,16%

Reporter Hikma Dirgantara dan Tendi Mahadi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Nilai tukar rupee terhadap dolar AS melemah setelah tengah hari hari ini (Selasa, 31 Maret 2020). Data -Bloomberg sore ini adalah 13,04. WIB menunjukkan bahwa rupee sama dengan level Rp. 16.364 terhadap dolar AS – ini berarti bahwa nilai tukar rupee turun 0,016% pada harga penutupan kemarin dari 16.338 rupee ke dolar AS. Ini akan menjadi pusat pergerakan rupee hari ini. Terlebih ketika Indonesia berhadapan dengan virus korona, persiapan juga dilakukan untuk penentuan area isolasi alias area kunci.

“Rupiah Indonesia masih berpotensi melemah

Baca: Mencegah Corona memasuki Sumatra Barat, stasiun bus PO MPM, tiket pulang

Selasa (31/3/2020). Corona Virus dan pemerintah membahas kemungkinan blokade, “kata Lukeman kepada Kontan.co.id, Senin (30 Maret 2020). — Baca: Masih ada yang kembali, tetapi penumpang bus AKAP di Jakarta masih berlanjut Pefindo Fikri C Permana, kepala departemen penelitian ekonomi, mengatakan bahwa untuk mengurangi dana hingga tiga perempat, investor selalu cenderung menghindari risiko. , Jadi devaluasi rupee selalu memungkinkan.

Baca: Kabar baik! PUFF, Profesor Nucleus Farma dan Profesor Nidom mengembangkan kekhawatiran para pengguna obat-obatan Covid-19 tentang stimulus pembuat kebijakan akan sekali lagi menjadi pemberat Garuda.

“Namun, intervensi tripel yang dipimpin oleh Bank Indonesia harus meminimalkan kekhawatiran ini,” kata Fikri.

Fikri menghitung bahwa rupee hari ini adalah antara 16.070 rupee dan 16.670 rupee. Lukman memperkirakan bahwa nilai tukar mata uang Garuda terhadap dolar AS akan antara 16.300 rupee dan 16.500 rupee.

Artikel ini diterbitkan secara tunai, dengan judul “Dull Average”. Setelah tengah hari, rupee terdepresiasi sebesar 0,16% menjadi Rp16.364 per dolar.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online