Dalam pandemi korona, apakah adil mengalokasikan dana untuk membeli rumah?

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Penyebaran coronavirus (Covid-19) di Indonesia membatasi aktivitas masyarakat. Pemerintah masih mempertimbangkan larangan pengembalian Lebaran.

Adalah bijaksana untuk mengelola dana yang sebelumnya disiapkan untuk berbagai liburan. Marine Novita, country manager Rumah.com, mengatakan bahwa ketika virus korona diserang, masyarakat sebaiknya tidak kembali ke negara itu dan dapat menggunakan dana dengan bijak untuk tujuan lain. Sangat bermanfaat dalam jangka panjang.

Baca: MUI: Selain bersama keluarga, Bukber tidak dapat bekerja dan dapat ditransfer ke badan amal

Baca: Media asing menekankan bahwa Covid-19 telah menyebabkan perubahan dalam tradisi Ramadhan Indonesia — misalnya, dana ini tersedia Untuk meningkatkan tabungan dan investasi, dana darurat atau membeli rumah. Korps Marinir mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis pada Sabtu (18/4/2020): “Daripada menggunakan Ramadhan dan dana lainnya untuk konsumsi dekat Ramadhan dan Idul Fitri, mereka harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar, Makanan, pakaian, dan tempat tinggal. ” . Selain itu, ia menambahkan bahwa menurut Indeks Pasar Real Estat Rumah.com Indonesia untuk kuartal pertama tahun 2020, pasar real estat pada tahun 2020 akan menjadi waktu yang tepat bagi pasar pembeli atau konsumen untuk membeli real estat.

Secara historis, penjualan real estat di bulan Ramadhan telah menurun setiap tahun dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Model ini dibentuk oleh kebiasaan pembeli potensial, mereka menunda transaksi hingga beberapa bulan setelah Lebaran, dan sampai tahun baru mendekati, model ini akan meningkat lagi. Marinir mengatakan: “Terutama karena pandemi korona yang saat ini terjadi, penjualan real estat akan turun lebih banyak daripada periode Ramadhan sebelumnya.”

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online