Kebijakan Republik Korea dalam pandemi diyakini mendukung sektor bisnis

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan banyak kebijakan tentang virus korona.

Kebijakan ini diyakini mendukung dunia bisnis dan sektor keuangan.

Kebijakan ini mencakup peraturan yang dirumuskan oleh Administrasi Layanan Keuangan (POJK) No. 11 / POJK.03 / 2020, yang berurusan dengan stimulus ekonomi sebagai kebijakan kontra-siklus tentang dampak virus korupsi pada industri perbankan pada tahun 2019, dan POJK No. Edisi 14 / POJK.05 / 2020 tentang kebijakan countercyclical 2019 tentang penyebaran penyakit coronavirus untuk lembaga layanan keuangan non-bank.

Selama pandemi saat ini, setidaknya empat kebijakan utama telah dikeluarkan oleh OJK.

Membaca: OJK harus mendorong merger untuk mendorong bank-bank besar Indonesia

Membaca: Presiden Jokowi: Pemerintah ingin Covid-19 memiliki komunitas yang efisien dan aman

Empat tujuan termasuk mempertahankan investasi Kepercayaan dan stabilitas peserta untuk mengurangi turbulensi pasar keuangan. Liberalisasi pasar dan upaya untuk memudahkan restrukturisasi kredit / pembiayaan telah memungkinkan sektor fisik dan informal untuk bertahan hidup dan dengan demikian selamat dari pandemi virus korona.

Baca: Program Cerita Cak Lontong dijanjikan tetapi dibatalkan secara sepihak

Selain itu, Perusahaan Kereta Api Jepang juga mengendurkan sektor jasa keuangan, sehingga tidak perlu menambahkan persiapan ekstra untuk kerugian hutang buruk yang disebabkan oleh dampak virus korona emas.

OJK juga menyediakan ruang likuiditas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan likuiditas bank. Melalui perintah penghentian dan penghentian dan tindakan / resolusi pemantauan lainnya, ini lebih efektif dan tepat waktu. Dalam hal ini, ekonom PT Bank Danamon Tbk Wisnu Wardhana menjelaskan bahwa banyak kebijakan OJK sangat membantu industri perbankan.

Terutama terkait dengan restrukturisasi kredit pelanggan yang terkena virus korona.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online