Covid-19 terpengaruh, Lufthansa akan memberhentikan 22.000 karyawan

London TRIBUNNEWS.COM-Lufthansa AG mengumumkan akan mengakhiri hubungan kerja (PHK) 22.000 karyawan.

Langkah ini telah selesai sehingga maskapai dapat terus bertahan hidup dari departemen lalu lintas yang dipengaruhi oleh badan korona .

BBC melaporkan pada hari Jumat (6/6/2020), Lufthansa memprediksi penerbangan Permintaan transportasi perlahan-lahan akan pulih.

Baca: Kisah Irfan, CEO Garuda. Setelah krisis, ada kurang dari 100 pesawat.

Menurut Lufthansa, setengah dari karyawan yang terkena PHK berada di Jerman. Maskapai ini berharap untuk mencapai kesepakatan dengan serikat pekerja pada 22 Juni 2020.

Lufthansa saat ini memiliki lebih dari 135.000 karyawan di seluruh dunia.

Setengah dari mereka bekerja di Jerman.

“Biaya personil selama krisis, kita akan kehilangan kesempatan untuk melarikan diri lebih baik dari krisis, dan Grup Lufthansa akan menjadi lebih lemah dalam krisis.” Direktur Sumber Daya Manusia Lufthansa Michael Niegeman (Michael Niggemann) berkata. Lufthansa setuju untuk memberi pemerintah Jerman nilai tukar 9 miliar euro (sekitar 144,3 triliun rupee) (16.039 rupee per euro). – Dana tersebut bertujuan untuk melindungi Lufthansa dari risiko kehancuran.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online