Soroti aturan konsolidasi bank, ini adalah deskripsi INDEF

Laporan reporter Tribunnews, Fitri Wulandari-Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Tanggapan positif ekonom India Bhima Yudhistira kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong penguatan pemerintah Wewenang dalam pengawasan untuk mengkonsolidasikan merger untuk menggantikan hukum (Perppu). 1 Januari 2020

— Menurut dia, OJK berharap kebijakan dan langkah pemerintah terkait relaksasi pemberian kredit satu tahun perorangan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) cukup baik. — Ini karena dalam kasus epidemi Coronavirus (Covid-19), di industri perbankan yang lemah, merger akan membantu banyak bank di Indonesia bergabung. — Baca: Doni Munardo Sebut Orang Asimtomatik Virus Corona Sebagai Calon Pembunuh-Bacaan: 3 Pelaku Tebar Provokasi Menghadapi Krisis Kini di Tangeran (Tangeran) Waktunya membakar. Tanggal adalah tingkat bunga pinjaman yang tinggi dari Bank Nasional.

“Bihama berkata,” tujuan OJK cukup untuk meningkatkan lingkungan kompetitif bagi banyak bank kecil, tetapi kapasitas modal mereka terbatas. “Sudah lama hal ini menjadi masalah tingginya bunga bank” (4/10/2020) sore (konsolidasi) .

“Kecuali berupa sanksi berupa peningkatan modal minimum,” jelas Bhima .

Katanya, Selama waktu ini, modal minimum meningkat dalam kondisi korona. Krisis ekonomi saat ini tidaklah mudah, bahkan bank yang ingin bergabung tentu akan melihat situasi ekonomi makro.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online