Menteri Keuangan Sri Mulyani: Defisit anggaran nasional akan mencapai 1.028,5 triliun rupee pada tahun 2020

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan defisit anggaran nasional (APBN 2020) akan membengkak hingga 6,72% dari PDB atau mencapai 1028,6 triliun rupee. Defisitnya 1028,6 triliun rupiah atau 6,72% dari defisit fiskal untuk di-bail out dan mendorong ekonomi menahan tekanan Covid-19 dan berharap pulih kembali, ‚ÄĚkata Sri Mulyani dalam video conference, Senin (18/5/2020). .

Baca: Jokowi memperkuat larangan untuk pulang, tetapi mengizinkan angkutan umum untuk beroperasi, jelas

Baca: Meningkatkan sumbangan bukan satu-satunya cara untuk mengatasi defisit BPJS – defisit lebih besar dari pemerintah hingga 2020 Ukuran defisit yang dicakup oleh Indeks Perpres No. 54 pada tahun 2015. Defisit melibatkan perubahan pada tahun fiskal 2020 dan informasi terperinci tentang anggaran dan pengeluaran negara.

Dalam Perpres, defisit anggaran menyumbang 5,07% dari PDB atau Dalam anggaran sebesar 85,3 miliar won. Muliani menjelaskan, perluasan defisit tersebut disebabkan oleh peningkatan belanja negara, termasuk tambahan subsidi untuk kepentingan usaha kecil, menengah dan mikro, serta perpanjangan rekening listrik untuk bansos. Melalui negara Transmisi pajak Tahun ini, estimasi pemerintah tentang Perpres 54/2020 telah meningkat menjadi Rp 1.691,6 triliun, penerimaan pajak hanya mencapai Rp 1.404,5 triliun, dan penerimaan negara bukan pajak (GNPP) mencapai Rp 286,6 triliun .– Pemerintah Pengeluaran akan meningkat dari Rp 261,3 triliun menjadi Rp 272,1 triliun.Pengeluaran publik meningkat menjadi Rp 19,594,000 miliar, tetapi dana yang ditransfer ke berbagai daerah dan desa turun dari Rp 762,2 miliar menjadi Rp770 miliar. Sri Mulyani Berkata: “Persentase tersebut dicapai melalui pembiayaan dan akuisisi SBN. SBN diatur oleh Bank Indonesia di Perppu atau SKB di bawah Kementerian Keuangan. “Dengan anggaran 34,2 triliun rupiah, penurunan harga listrik berlanjut hingga September, dan alokasi anggaran adalah 6,9 triliun rupiah. Bantuan sosial (bantuan sosial) untuk uang tunai dan bahan makanan mencapai 19,62 triliun rupiah pada akhir tahun ini. Selain itu, pemerintah Selain itu juga memberikan dana investasi sebesar Rp 25,27 triliun kepada banyak BUMN dalam bentuk penyertaan negara (PMN).

Ada juga dana penyelamatan modal kerja beberapa BUMN sebesar Rp 32,65 triliun kepada tiga BUMN. Kompensasi pemulihan ekonomi yang dibayarkan adalah 94, Rp 23 triliun – artikel ini dimuat di Kompas.com dengan judul “Defisit anggaran nasional mencapai Rp2.085 miliar pada tahun 2020”.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online