Corona turun IHSG 16,37% dalam satu bulan

Reporter Tribunnews.com, Dodi Esvandi melaporkan-Padan TRIBUNNEWS.COM-Kamis (12/03/2020) Jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak terlepas dari berbagai kondisi ekonomi global. Salah satunya adalah wabah virus korona.

Fakhri Hilmi, wakil direktur kedua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan wakil komisaris modal, mengatakan bahwa penurunan CSPI tidak hanya terjadi dalam transaksi hari ini. Situasi ini telah terjadi selama beberapa waktu.

Karena Presiden Jokowi mengumumkan bahwa warga negara Indonesia secara aktif terpapar virus korona, CSPI segera menolaknya. Pasar dengan cepat merespons informasi ini. “Minggu lalu, Presiden Jokovy mengumumkan bahwa orang Indonesia terpapar mahkota di pagi hari. Indeks masih optimis. Seorang pembicara pelatihan pasar modal di Padang, Sumatra Barat, menurut Fahri pada Kamis (2020/03/12), kondisi buruk terus terjadi. Setelah Presiden Jokowi mengumumkan keberadaan dua warga negara Indonesia yang terkena dampak positif dari mahkota, IHSG mengalami pasang surut. Setelah berita itu tersiar, satu orang meninggal di korona, dan IHSG jatuh lagi. Fahri mengatakan: “Informasi spesifik Indonesia (corona) menekan pasar.” Hari ini, perdagangan IHSG turun 5,01% atau 258,35 menjadi 4.895. Selain wabah korona, ada juga banyak sentimen pasar modal global yang telah menyebabkan IHSG jatuh bebas sebesar 16,37% dalam sebulan terakhir. Ini termasuk perang harga minyak antara OPEC + (OPEC dan sekutunya) dan Rusia. Alhasil, harga minyak dunia telah mencapai level 30 dolar AS per barel. Harga minyak sangat rendah. “Ini adalah indikator harga atau indikator ekonomi lainnya,” kata Fahri.

Poin ketiga adalah keputusan Amerika Serikat untuk menurunkan suku bunga untuk menghindari krisis ini. Bahkan, “tidak berhasil”. , Indeks masih dalam kondisi lesu, indeks Dow Jones turun 5,8%, dan Amerika Serikat sekarang mengikuti Asia secara keseluruhan. “Tentu saja [itu bisa dilakukan], tetapi Wuhan memiliki secercah harapan bahwa itu sudah mulai berkurang. Indonesia memiliki 34 pasien korona, yang merupakan alasan untuk ini [volatilitas pasar saham].”

Untuk menjaga pasar yang baik Lingkungan, OJK telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Pihak berwenang mengizinkan semua emiten atau perusahaan publik untuk membeli kembali saham tanpa persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS). Aturan dirancang untuk merangsang perkembangan ekonomi dan-untuk mengurangi dampak dari fluktuasi ini di pasar-peraturan ini dijelaskan dalam surat edaran OJK 3 / SEOJK.04 / 2020 pada tanggal 9 Maret 2020, dan kondisi lain yang terlibat, karena dalam pelaksanaan pembelian kembali Saham yang dikeluarkan oleh emiten atau perusahaan publik.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online