Kementerian Perhubungan: Kapasitas pesawat penumpang secara bertahap akan meningkat

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur Transportasi Penerbangan Sipil (Kimenhub) Direktur Jenderal Novie Riyanto mengatakan bahwa kapasitas pesawat penumpang akan meningkat secara bertahap. — Menurut Novie, kapasitas penumpang pesawat akan meningkat secara bertahap seiring ketentuan bandara dan perjanjian sanitasi kabin menjadi lebih ketat. – “Pesawat akan dapat mengangkut hingga 100% dari pesawat secara bertahap untuk memastikan keamanan pesawat,” kata Novie dalam sebuah pernyataan, Kamis (11 Juni, 2020).

Baca: Kementerian Transportasi telah diminta untuk mempertimbangkan kembali penghapusan 50% pembatasan penumpang angkutan umum

Baca: Kementerian Transportasi mengeluarkan peraturan baru yang mewajibkan kapal penumpang untuk mematuhi perjanjian sanitasi-menurut Novie, dalam Dalam proses melindungi bagian dalam pesawat, prosedur penanganan penumpang standar dan pelatihan manajemen Covid-1 untuk awak ditunjukkan pada Gambar 9, yang dapat mencapai peningkatan bertahap dalam faktor muatan. Novie menjelaskan bahwa sehubungan dengan bisnis transportasi udara semacam ini, Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok menetapkan peraturan operasi dalam Surat Edaran No. 13 tahun 2020, yang melibatkan upaya untuk menerapkan keselamatan terbaik sesuai dengan disiplin perjanjian. Lakukan perjalanan udara dengan ketat.

“Dengan cara ini, penumpang di pesawat bisa terbang dengan aman,” kata Novi.

Kemudian, untuk terus memberikan keamanan di pesawat, Novi terus mengatakan bahwa ia juga mengatur isolasi atau isolasi di pesawat. Novi mengatakan: “Ini untuk menyediakan layanan keselamatan bagi penumpang yang menunjukkan gejala Covid-19 di atas pesawat, termasuk menyediakan tiga baris kursi kosong dengan mekanisme khusus di bagian belakang pesawat,” “Novi menjelaskan bahwa jenis transportasi udara semacam ini Semua pengaturan operasi didasarkan pada standar yang diadopsi oleh Org International Airlines atau ICAO, yang telah diterapkan di banyak negara, “kata Novi.

Selanjutnya, Novi juga mengungkapkan bahwa sistem filtrasi dan teknologi aliran udara pada pesawat sangat aman dan dapat meminimalkan penyebaran Covid-19.

“Sistem sirkulasi udara di dalam pesawat menggunakan HEPA (efisiensi tinggi” teknologi filtrasi partikel. Teknologi ini dirancang untuk meminimalkan penyebaran bakteri dan virus dalam ukuran terkecil, “kata Novi. — Pesawat penumpang Indonesia, Novi melanjutkan dengan mengatakan bahwa 85% dari pesawat sudah dilengkapi dengan teknologi aliran udara HEPA. – Teknologi kerja dan pembatasan interaksi tambahan diyakini mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di pesawat. Selain itu, Novie mengulangi ketentuan dalam peraturan Peningkatan kapasitas pesawat penumpang oleh Menteri Perhubungan No. 41 tahun 2020 dan Surat Edaran Sekretaris Penerbangan Sipil No. 13 tahun 2020 berkaitan dengan operasi transportasi udara selama kegiatan komunitas yang produktif dan aman Covid-19, mengacu pada Organisasi Penerbangan Internasional ICAO, EASA, Ketentuan yang ditetapkan oleh CASA, CAA dan otoritas penerbangan internasional lainnya.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online