BNI Syariah mulai menjual hipotek bersubsidi di bawah rencana FLPP

Reporter Tribunnews.com, laporan Reynas Abdila-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-BNI Syariah telah mulai menggunakan produk KPR Sejahtera Syariah untuk mempromosikan pembiayaan likuiditas pembiayaan perumahan syariah (FLPP) yang didanai KPR. BNI Syariah. Sebagai bank jalur pipa untuk KPR Syariah FLPP pada tahun 2020 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Iwan Abdi, direktur komersial BNI Syariah Retail & Network, mengatakan bahwa distribusi pembiayaan perumahan bersubsidi merupakan bentuk komitmen bank terhadap keberhasilan rencana jutaan dolar dari Departemen Keuangan. Ivan mengatakan dalam siaran pers: “Ini sejalan dengan Muslim Makassid, yang merupakan dukungan Muslim Kuomintang untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar dapat membangun rumah impian menurut hukum Islam.” Senin (06/06) 29/2020) .

Oleh KPR Sejahtera Syariah, BNI Syariah harus dapat menyediakan fasilitas pembiayaan untuk kepemilikan rumah dalam beberapa cicilan untuk memberikan solusi bagi MBR yang belum memiliki rumah. Terjangkau.

Baca: BTN dapat meningkatkan kuota FLPP 1.240 unit

Performa luar biasa pelanggan yang membeli rumah bersubsidi dari BNI Syariah adalah prinsip 5B, yaitu, pelanggan tidak perlu mengelola Murabahah, tidak ada dana, tidak ada Penilaian, tanpa penalti apa pun, juga dapat dibiarkan mandiri.

Baca: BNI Syariah menciptakan laba bersih 214 miliar rupee pada kuartal pertama 2020, melonjak 58,1% – “Manfaat lain adalah dengan tenang menanggapi prinsip-prinsip ajaran Islam, mulai dari cicilan hingga pembayaran, disetujui Proses pendanaannya sederhana dan relatif cepat, dapat memberikan bantuan awal kepada pemerintah, dapat digunakan hingga 20 tahun, dapat dibayar dengan rekening debit otomatis, dan tidak perlu membayar premi asuransi dan PPN, “katanya.

Tujuan KPR Sejahtera Syariah adalah untuk membeli perumahan bersubsidi / ditumpuk di lokasi dalam kondisi baru dan siap untuk hidup kapan saja. Departemen PUPR membantu orang menemukan rumah impian mereka.

Baca: PUPR: Dana FLPP sebesar 40 triliun rupiah akan ditransfer ke Tapera

MBR yang dapat berpartisipasi dalam program ini adalah pelanggan berpenghasilan tertinggi berdasarkan pada semua laba bersih , Yaitu 8 juta rupiah.

Pelanggan yang ingin berpartisipasi dalam program KPR yang didanai oleh BNI Syariah juga harus memenuhi persyaratan tertentu, terutama warga negara Indonesia dengan kartu ID, setidaknya 21 tahun, karyawan / pengusaha / pengusaha aktif yang belum pernah memiliki rumah atau Dapatkan bantuan dari pemerintah tentang kepemilikan rumah dan harus menempati rumah yang dibeli dalam lima tahun pertama kepemilikan.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online