Nilai langkah CBC BI menurunkan suku bunga dan akurasi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Setelah keputusan Bank Indonesia untuk menurunkan tingkat referensi (tingkat pembelian kembali cadangan BI-7-hari), hal itu dianggap merugikan PT Bank Tabungan Negara. Orang khawatir laba akan terkikis.

CEO Bank Crisis Center (CBC) Achmad Deni Daruri memperkirakan bahwa keputusan BI untuk menurunkan suku bunga acuan dari 5% hingga 25 basis poin (bp) menjadi 4,75% tidak sepenuhnya adil. – “Ini memberi kesan kuat bahwa Bank Indonesia telah mengabaikan fakta bahwa likuiditas Bank Indonesia sangat ketat,” katanya di Jakarta pada 24 Februari 2020. Pada tahun 1949, saya mendapat kata-kata dan doa-doa manis dari Anji Manji

Baca: Tiara Anugrah dikenal sebagai bintang dengan halo, siap bertarung dalam pertempuran terakhir berhala Indonesia Bawalah nama Zambor-Reading: Empat dari dunia kisah paling misterius di India, di tengah-tengah benteng gunung dan seorang lelaki dengan mata-Selain itu, Deni mengambil bank BTN sebagai contoh. Dia berkata: “Lihatlah masalah yang disebabkan oleh rasio deposito-pinjaman (LDR) bank BTN telah melebihi 111%, dan ini pada gilirannya telah merealisasikan keuntungan,” katanya. Dampak negatif dari turunnya suku bunga acuan sering diabaikan oleh BI. Hal ini terjadi karena pembuat keputusan menggunakan modal biaya sebagai paradigma utama kebijakan suku bunga, dalam konteks penerbitan pinjaman, itu adalah faktor terlepas dari tingkat pinjaman dan tabungan. Sistem kapal terkait tidak dapat dipisahkan. Akibatnya, penurunan suku bunga BI secara bertahap menghilangkan kesadaran bahwa tampaknya tidak berbahaya dan bahkan patut dipuji.

“Dalam hal ini, BI sangat konservatif, tetapi tidak memahami sifat dari penurunan suku bunga itu sendiri. Karena krisis virus korona, mengikuti penurunan suku bunga otoritas moneter China, tindakan BI dapat dianggap sebagai langkah bicara. Enam Masalah baru .———————————————————————————————————————————————————————————————————————— Permasalahan baru.

Pertama-tama, penurunan tingkat bunga intelijen bisnis telah mempengaruhi bank. Dari kuartal pertama hingga kuartal kedua belas, tingkat bunga telah mengalami tren penurunan kumulatif. Dia berkata: “Kedua, penurunan tingkat bunga Bank Sentral Indonesia akan Ini memiliki efek kumulatif negatif pada pertumbuhan ekonomi dari kuartal kedelapan hingga kuartal kedua belas.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online