OJK memungkinkan emiten untuk membeli kembali saham tanpa RUPS

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda

TRBUNNEWS.COM-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) JABARTA menyatakan bahwa emiten atau perusahaan milik negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (EIB) dapat membeli kembali saham, Tidak perlu mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Keuangan OJK Hoesen mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada mekanisme yang ditentukan dalam POJK No. 2 / POJK. 04/2013, dan berlaku sejak 9 Maret 2020, sampai tanggal penarikan surat edaran. .

Baca: Anggota Komite XI DPR mengkritik kebijakan OJK untuk melonggarkan dampak korona yang diharapkan.

Baca: Dalam kasus Jiwasraya, OJK akan berhenti menjual asuransi investasi produk ke bank – Undang-undang dan peraturan departemen pasar modal adalah emiten atau perusahaan publik yang membeli kembali saham atau mengendalikan saham mereka karena uang tunai. Ini adalah pembelian kembali saham yang diterbitkan oleh perusahaan terdaftar atau perusahaan dari perusahaan publik, dan pembelian kembali saham didasarkan pada POJK No. 2 / POJK .04 / 2013 “, katanya dalam sebuah pernyataan kepada Jakarta tadi malam. -Namun demikian, Hoesen menjelaskan bahwa, menurut kedua peraturan ini, jumlah total pembelian adalah 20% dari modal disetor.

“Dia menyimpulkan:” Ditetapkan bahwa beberapa saham yang dapat diperdagangkan memiliki 7,5% dari modal disetor. “Dalam memutuskan hal ini, OJK mempertimbangkan kondisi di mana BEI menegosiasikan saham sejak BEI didirikan. Ia berada di bawah tekanan luar biasa pada tahun 2020. – Indeks Harga Saham Gabungan (CSPI) turun sebesar 18,46% dan situasi ekonomi melambat.-Ini menunjukkan bahwa modal Indonesia Pasar berada di bawah tekanan dan popularitas negara, termasuk Covid-19 atau Corona.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online