BNI menggunakan layanan digital untuk menyederhanakan restrukturisasi 50.000 pinjaman nasabah

Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Reporter Bank Nasional Indonesia (Persero) Tbk melaporkan bahwa Tbk saat ini menggunakan layanan aplikasi digital untuk memfasilitasi proses pemberian bantuan kredit atau restrukturisasi kepada pelanggan. Pada 24 April 2020, perusahaan menyediakan restrukturisasi untuk lebih dari 50.000 pelanggan yang terkena pandemi virus korona (Covid-19).

Baca: LinkAja menyederhanakan proses pembayaran dan donasi di tengah PSBB hingga tingkat yang terbesar — Namun, karena pemerintah telah menerapkan kebijakan yang membatasi interaksi fisik dan sosial, masyarakat menggunakan layanan digital sebagai bantuan alternatif.

Deputi Manajer Umum BNG Angoro Eko Cahyo diteruskan melalui konferensi video pada sidang dengar pendapat (RDP) yang diadakan dengan Komite Keenam DPR RI, Kamis (2020/4/30) “Karena reorganisasi 50.000 pelanggan, Anggoro mengatakan : “18 hari dan kebutuhan jarak sosial dan 60% pekerja kantor, mereka perlu mendapatkan bantuan digital. – Dipahami bahwa perusahaan telah merestrukturisasi 39,44 triliun rupee pinjaman kepada 50.505 pelanggan, yang keduanya adalah perusahaan kecil dan menengah (UMKM) dan pelanggan non-UMKM. Untuk pelanggan UMKM, 42 499 pelanggan menikmati Pembebasan pembayaran senilai Rs 19,92 triliun-Untuk pelanggan non-UMKM, 8,006 pelanggan menikmati pembebasan pembayaran senilai Rs 19,52 triliun.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online