Pengawas LPDB: Distribusi target dana terbarukan untuk bahan baku

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Supomo, manajer umum Lembaga Penelitian Manajemen Dana Bergulir Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mengejar target 100% untuk distribusi berkelanjutan ke sektor produksi berdasarkan produk dasar. Supomo mengatakan dalam sebuah diskusi di Kementerian Koperasi: “Pada tahun 2020, tujuan kami saat ini adalah 12.000 koperasi, dan pada akhir tahun kami hanya akan mengejar 20,46%. Menteri berharap untuk mempercepat realisasi.” Dan perusahaan kecil dan menengah, Jakarta, Jumat (3/4) 13/2020).

Artha Ventura, mantan Direktur Jenderal PT Bahana, berharap lembaganya akan menjadi alternatif pendanaan yang ramah dan protektif.

Baca: Menteri Agama Fachrul meminta orang untuk tidak menyapa Cipika-Cipiki

Baca: Penyembahan Ramadhan tidak akan dibatasi, Menteri Agama menyerukan untuk menghentikan corona

Menurutnya, untuk semua UMKM Memberikan layanan koperasi dan non-koperasi tidak mudah. Supomo mengatakan bahwa LPDB akan memetakan dengan Smesco Indonesia.

“LPLP tidak memiliki cabang, sehingga sulit dijangkau. Bersama dengan Pak Leo (Presiden dan CEO Smesco), kami akan menentukan produk UMKM mana yang diprioritaskan,” lanjutnya.

Sejauh ini, dari 2008 hingga 2020, total penerima manfaat modal kerja adalah 139.707 UMKM.

Tahun ini, 1.924 UMKM non-koperasi menerima dana bergulir dan 532 koperasi UMKM menerima dana.

Sebelumnya, Menko pUKM Teten Masduki memerintahkan alokasi dana bergulir 100% untuk koperasi produktif untuk mendukung rencana koperasi dan Kementerian UKM. Tabungan dan Kredit (KSP). Dia berkata: “Meskipun 85% orang memilih KSP, tapi saya pikir selama proposisi nilai sederhana dan cepat, kita bisa menghadapi tantangan departemen produksi.”

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online