RCEP akhirnya ditandatangani, demikian kata Wakil Menteri Jerry

Reporter Jakarta Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kemitraan Ekonomi Regional Komprehensif (RCEP), sering disebut sebagai Mega FTA, sudah lebih dari delapan tahun kemudian, akhirnya perundingan ditandatangani. -Ditetapkan oleh Marie Elka Pangestu saat masih menjabat Menteri Perdagangan di era SBY, RCEP rampung dan ditandatangani di era Presiden Joko Widodo. -Deputi Sekretaris Perdagangan Jerry Sambuaga ditunjuk sebagai presiden untuk mempercepat negosiasi perdagangan internasional dan sangat senang dengan keberhasilan ini.

Lihat juga: Wakil Menteri Perdagangan menjelaskan mengapa Indonesia dan Amerika Serikat aktif menegosiasikan perjanjian GSP

Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran presiden yang mengontrol perjanjian perdagangan, termasuk RCEP agar kepemimpinannya bisa menyelesaikan masalah negosiasi. — “Menghadapi presiden, dia tahu masalah mana yang menjadi pusat dari isu-isu yang menonjol. Dengan cara ini, kepemimpinannya dapat mencapai tujuan mereka dengan benar. Saya (saya ditunjuk untuk mengawal RCEP) untuk ini saya sangat berterima kasih kepada Jerry (Kata Jerry dalam keterangannya, Minggu (15 November 2020). Jerry juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, termasuk yang telah mendukung keberhasilan RCEP. Fang

lihat juga: Nilai ekspor Provinsi Maluku meningkat sebesar 140,8%, Wakil Menteri Perdagangan: Produk lokal telah berkembang di daerah — “Saya berterima kasih dan berterima kasih kepada Pak Iman Pambagyo, Direktur Utama PPI yang menjabat sebagai Ketua perundingan RCEP sudah berjalan selama 8 tahun. Selain itu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Donna Gultom, Direktur Perundingan ASEAN Kementerian Perdagangan, yang saat ini sedang dicari oleh Bapak Antonius Yudi Triantoro, karena beliau melatih dan memimpin tim perunding Indonesia. Bisnis Jerry

RCEP berada dalam Perjanjian Perdagangan (FTA), yang melibatkan 15 negara / kawasan, yang masing-masing menyumbang 29% dari populasi dunia, 29% dari PDB global dan 27% dari perdagangan global.

RCEP menjawab berbagai tantangan global dan regional dengan kemajuan teknologi, tren perdagangan antar negara, dan epidemi.

“Pertumbuhan perdagangan Indonesia dengan negara-negara peserta RCEP terus tumbuh, melebihi 7% setiap tahunnya. Saat ini volume perdagangan melebihi 103 miliar dolar AS. Oleh karena itu, kita perlu menjaga dan meningkatkan hubungan kita dengan negara-negara RCEP tersebut,” kata Jerry .- — Selain itu, Jerry juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama agar Indonesia dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari RCEP. Kata kuncinya adalah terus meningkatkan daya saing teknologi, sumber daya manusia, infrastruktur, kelembagaan, dan regulasi. .

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online