Perkiraan I3L: Industri farmasi akan terus tumbuh, dan permintaan obat-obatan tinggi selama pandemi

Laporan reporter Tribunnews Choirul Arifin-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Industri farmasi berperan penting dalam menyikapi pandemi Covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu, industri farmasi termasuk dalam industri strategis, ketika semua aturan PSBB diterapkan, industri strategis tetap dapat berperan. -Leonny Yulita Hartiadi, ketua program sarjana farmasi International Institute of Life Sciences (I3L) di Indonesia, mengatakan pandemi Covid-19 membutuhkan vitamin, suplemen, dan herbal untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Bisnis departemen ini telah mencapai pertumbuhan penjualan yang cukup tinggi.

Di sisi lain, karena adanya kekhawatiran pasien terpapar Covid-19, pandemi Covid-19 juga menyebabkan penurunan kunjungan pasien ke institusi medis. -Orang lebih suka berkonsultasi dengan dokter online dan kemudian mengantarkan obat ke rumah mereka melalui apotek. -Beberapa orang memilih untuk menunda pengobatan penyakitnya. -Harap Juga Dibaca: Erick Thohir Akan Memperluas Apoteknya Menjadi Dinas Kesehatan BUMN-Selain Itu, Pelayanan Gigi Tidak Resmi Membuka Perusahaan Teknologi untuk Mencegah Penularan Covid-19.

Tren ini telah sangat menurunkan permintaan akan obat-obatan, Rumah sakit mengalami penurunan sebesar 50-60%, yang juga berdampak pada penurunan kapasitas produksi dan utilitas. -Mengutip Leonny, firma gabungan perusahaan farmasi Indonesia, akan memberhentikan 2.000 hingga 3.000 karyawan karena kapasitas produksi yang berkurang dan penurunan efektivitas industri farmasi.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online