Garuda Indonesia mengeluarkan OWK untuk melaksanakan pemulihan ekonomi nasional pada tahun 2021

Laporan wartawan Tribunnews.com Hari Darmawan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Garuda Indonesia (Persero) resmi menerbitkan obligasi konversi wajib (OWK) untuk merealisasikan pemulihan ekonomi negara pada 2021. Penerbitan OWK tersebut dicapai sesuai dengan kesepakatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dengan nilai penarikan maksimal Rs 8,5 triliun, dengan peringkat sampai dengan tahun 2027. – “” Pelaksanaan OWK dapat disesuaikan untuk memulihkan kinerja komersial perekonomian nasional. Garuda Indonesia. Kata Irfaniaputra dalam jumpa pers virtual, Senin (28 Desember 2020).

Orfan terus mengatakan bahwa ini adalah OWK yang harus diperhatikan dan diimplementasikan secara maksimal dengan beroperasinya Hawkbeak Indonesia. Perintah pemerintah untuk mencapai pemulihan ekonomi nasional. Tetapi dalam kondisi- “Dengan keluarnya OWK, kami sangat optimis dengan operasi ini. Dengan tantangan yang dihadapi industri penerbangan saat ini, bisnis Garuda Indonesia akan semakin baik. “Menurut Irfan, OWK juga dapat meningkatkan fondasi perusahaan yang saat ini dilaksanakan melalui berbagai mekanisme, seperti renegosiasi sewa pesawat, efisiensi operasional, dan relaksasi.

Selain itu, menurut Irfan, terkait OWK’s When the first payment dilaksanakan, semua pemangku kepentingan telah mengeluarkan dana 1 triliun rupiah untuk jangka waktu 3 tahun. Penelitian ini juga progresif, mengikuti prinsip kehati-hatian, ketaatan dan mengedepankan kepentingan bersama, ”kata Irfan.

Irfan juga menjelaskan bahwa siaran OWK ini bersinergi dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) yang disahkan oleh Kementerian Keuangan.

Isu ini merupakan edisi pertama Menteri Keuangan Republik Indonesia yang dipublikasikan pada publik. investasi dalam lingkup program PEN. Amanat Peraturan No. 118 / PMK.06 / 2020.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online