OJK yakin badai korona telah melanda banyak sektor industri, dan OJK menilai permodalan perbankan masih mencukupi

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan likuiditas dan permodalan bank berada pada level yang sesuai. Dikatakan bahwa rasio aset lancar atau simpanan non inti terhadap aset lancar atau dana pihak ketiga (DPK) pada April 2020 masing-masing sebesar 117,8%, 25%, dan 14%.

“Jauh lebih tinggi dari ambang batas 50% dan 10%,” ujarnya di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Modal keuangan organisasi jasa dijaga pada tingkat yang mencukupi yang tercermin dari rasio kecukupan modal (RCA) bank umum konvensional (BUK). 22,13%

Baca: Bank Indonesia Perkirakan Laju Inflasi Mei 2020 0,09%

Kemudian, Profil Risiko Lembaga Jasa Keuangan April 2020 juga terjaga pada level yang terkendali, dan total margin laba kotor Ini adalah N 2,89%.

Baca: Maaf, layanan perpanjangan kartu SIM telah ditutup, karena diperpanjang hingga 29 Juni 2020. Anto berkata: “3,25%”.

Di sisi lain, risiko nilai tukar bank dapat dijaga pada level yang rendah, dengan rasio posisi terbuka bersih (PDN) 1,62%, yang jauh di bawah ambang batas 20% yang ditentukan. .

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online