Pengamat: Pelayanan pelayaran Indonesia masih lemah

Reporter Jakarta Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai layanan pelayaran Indonesia masih relatif lemah. Produk logistik dan angkutan penumpang masih lemah dan terkesan diabaikan. Selain itu, Agus juga menemukan bahwa tingkat korupsi di industri pelayaran semakin membesar, dan distribusinya semakin merata. Itu menjadi perusak utama industri kelautan dan akhirnya menghancurkan logistik nasional. Di seberang Pulau Bajo, Wae Kelambu, dan Komodo-akhirnya, lanjut Agus, dampaknya akan merugikan industri penyeberangan, perdagangan, dan / atau transportasi jarak pendek. Digitalisasi. Namun, menurut Agus, teknologi digital sepertinya dilindungi monopoli, “kata Agus.

Baca: Jalur angkutan laut menuju Kabupaten Lingga Kepri Terbuka

Menurut Agus, ke Merak atau Di lokasi lain, sangat mengganggu operator pelabuhan yang juga operator angkutan telah melakukan digitalisasi, sehingga akan melindungi angkutan sampai batas tertentu.

Mengenai kelemahan angkutan laut, Argus merekomendasikan ticketing Kebijakan harus bisa mengoptimalkan pendapatan, kata Argus: ‚ÄúTransportasi juga harus solid, regulasi harus dirumuskan untuk logistik dan kartu produk penumpang. “

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online