Rumor akuisisi Bukopin membuat saham perbankan umum kembali anjlok, terparahnya BBNI

Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa TRIBUNNEWS.COM Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jakarta ditutup turun 4,34% atau 1,34% atau 65,93 poin.

Saham dengan negatif 2.09% untuk aneka saham dan negatif 1.99% untuk saham finansial menjadi alasan utama lemahnya IHSG. Atau sentuh batas bawah penolakan otomatis (ARB) untuk mencapai 6,86%. -Selanjutnya, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan negatif 5,96%, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan negatif 4,58%. — Baca: Jika Pandemi Covid-19 Berakhir, Bank Mandiri Prediksi Ketiga Industri Ini Sulit Pulih- “Saat Spekulasi Akuisisi Bank Bukopin Muncul, BBNI, BBTN dan BMRI Masih Tertekan,” Ia mengatakan di Jakarta, Kamis (11 Juni 2020).

Masalah yang berkembang, setelah pemerintah berencana mengakuisisi bank bermasalah melalui bank umum besar, kata Lanjar.

Baca: Bank BRI: Pandemi Corona Mempercepat Transformasi Bisnis Perbankan

Di sisi lain, ia menambahkan, investor asing juga mencatatkan pangsa penjualan bersih sebesar Rp 247,95 miliar saat ini.

“PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), BBNI dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memiliki penjualan bersih tertinggi,” tutup Lanjar.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online