Kinerja likuidasi reksa dana Minna Padi dinilai baik

Laporan wartawan Jakarta Tribunnews.com Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Minna Padi Aset Management (MPAM) Shariah Shares Trust (MPAM) Penunjukan Hasil Likuidasi Tahap 2 (RD) tahap 2 tidak bisa-ini karena ada Bagi nasabah yang tidak menerima nilai pengembalian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap mempertahankan pembagian hasil likuidasi Saham MPAM nasabah RD Amanah. -Mengakuisisi nilai aset (NAB) saham RD Amanah MPAM sesuai pembubaran tahap II pada tanggal 30 September 2020. 198,86 per unit.

Baca juga: Analis Pasar Modal: Tren saham BMRI masih berpotensi naik

Meski pada tahap pengembalian pertama pada Maret 2020, nilai aset bersih yang diperoleh adalah 395,57 per unit Rp. – Nilai pengembalian total hasil likuidasi adalah 594,43 rupee per unit. Biasanya kurang dari nilai aset bersih. “Begitu pula dengan Bank Brasil: Jaksa Agung meminta investor reksa dana tidak perlu khawatir”

“Jika masih mendapatkan return on investment 30% hingga 40%, itu benar, bukannya kehilangan investasi sepenuhnya,” kata Wawan. Jumat, 16 Oktober 2020-Situasi pembubaran atau likuidasi berbeda karena nilai pengurus kurang dari Rp 10 miliar.

“Kalau ini terjadi, menurut peraturan OJK, penghitungannya” berdasarkan nilai kekayaan bersih pengumuman pembubaran, tapi tidak kurang dari nilai kekayaan bersih awal, “tambah Wawan.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online