Persyaratan untuk menerima subsidi upah: Iuran BPJS ketenagakerjaan harus dibayar paling lambat Juni

Reporter Tribunnews Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. Ida Fauziyah, Menteri Sumber Daya Manusia COM Jakarta, menyatakan banyak persyaratan bantuan subsidi upah bagi pekerja yang gajinya di bawah 5 juta rupiah. — “Pertama tentunya WNI yang nomor KTP-nya sudah terbukti menjadi peserta yang kemudian mendaftar ke BPJS. Mereka masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan. Ditunjukkan dari nomor kartu kepesertaan, peserta membayar iuran, dan iurannya didasarkan pada gaji yang rendah. Dihitung dengan Gaji Rp 5 Juta. Aida kepada Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Baca: Untuk pekerja di bawah 5 juta rupiah, pemerintah membentuk kelompok koordinasi– –Persyaratan Menurut Ida, selain memiliki rekening bank yang masih aktif, peserta juga tidak termasuk dalam penerima program kartu pra kerja.Peserta yang mendapatkan bantuan bukan PNS maupun PNS. Bukan pegawai BUMN. Peserta berdasarkan data yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan pada 30 Juni 2020.

“Peserta harus membayar iuran sebelum Juni 2020. “

Nanti Ida menyampaikan bahwa bantuan akan diberikan melalui bank umum. Anggota Himalaya. Proses pendampingan diselesaikan dengan mentransfer langsung ke rekening pekerja.

“ Jika total Rp 2,4 juta dikeluarkan setiap dua bulan, maka Mekanisme distribusi upah akan mengeluarkan Rp 600.000 kepada pekerja setiap bulan selama 4 bulan. Artinya, baru akan dilepas setelah alokasi 1,2 juta rupiah.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online