Impor kertas rokok melonjak, APKI: perusahaan lokal terancam gulung

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menyatakan prihatin atas penutupan pabrik kertas rokok pasca akuisisi perusahaan produksi rokok di Medan dan pengalihan investor ke Vietnam untuk memproduksi rokok. Penggunaan APKI dapat melemahkan ketahanan industri nasional.

Menutup pabrik merupakan kerugian besar dari perkembangan industri dalam negeri, yaitu meningkatnya pengangguran, penurunan investasi, penurunan penggunaan sumber daya dalam negeri, dan peningkatan tajam dalam impor kertas rokok. Dalam perdagangan luar negeri seperti ekspor ke China dan Vietnam.

Hambatan ini bersumber dari bentuk Peraturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berhak mengatur monopoli perdagangan bahan baku hasil tembakau. Di Tiongkok. — Ini termasuk peraturan yang menghalangi perdagangan bebas Vietnam di Vietnam, karena penerapan kuota impor mengutamakan pasokan bahan baku internal negara tersebut.

Aryan Warga Dalam, Ketua APKI, mengatakan pasca penutupan pabrik di Medan, kapasitas produksi dan penggunaan industri kertas rokok di seluruh tanah air menurun. Impor rokok yang melonjak sekitar 43% menyebabkan pangsa pasar rokok produsen dalam negeri turun, “kata Arian dalam keterangannya, Senin (3/8) .- Jika hal ini terus berlanjut, industri akan bertahan di negara tersebut. Produk tembakau juga akan terancam karena industri hasil tembakau akan sangat bergantung pada impor dan akan menghadapi risiko besar seperti fluktuasi nilai tukar rupee dan kebutuhan untuk mempertahankan pasokan bahan baku yang lebih besar, terutama pada saat terjadi gangguan logistik global (seperti pandemi Covid-19). ——Industri hasil tembakau merupakan salah satu sektor strategis nasional dan terus memberikan kontribusi penting bagi perekonomian nasional. Perlu diperhatikan bahwa industri hasil tembakau dapat memberikan kontribusi sekitar 200 triliun yuan bagi mata uang negara Rupiah Indonesia, industri juga telah menyerap sekitar 1 juta tenaga kerja, termasuk industri yang mendukung perkembangan industri. Dengan menilai kondisi utama industri kertas rokok dan memprediksi dampak negatifnya terhadap industri rokok. Sebagai industri strategis perpajakan nasional, APKI berupaya Tindak lanjut segera adalah mengumpulkan data dari anggota yang memproduksi kertas rokok dan menganalisis dampak kerugian atau potensi kerugian yang akan datang. Untuk data tersebut, APKI bermaksud untuk mencari perlindungan kementerian dan lembaga terkait, dalam hal ini Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. — “Kami yakin instansi terkait akan segera menindaklanjuti, terutama ketika bayang-bayang krisis ekonomi akibat pandemi ini membayangi. “Tekanan lonjakan impor yang mengancam kerugian dapat membuat industri rokok dalam negeri tidak bertahan lama.”

–)kertas. Terancam, itulah sebabnya

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online